MAKKAH – BACARIAU.COM-Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kota Pekanbaru. Baharuddin Sidi Baditek, jemaah haji Kloter BTH 10 Rombongan 6, dilaporkan telah berpulang ke rahmatullah di Hotel Safa Almarjan, Makkah, Arab Saudi, Sabtu pagi.
Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat menyikapi wafatnya salah seorang jemaah haji asal Pekanbaru, Baharudin, di Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu pagi sekitar pukul 06.40 waktu setempat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar,menegaskan bahwa dirinya telah langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan haji asal Pekanbaru agar segera menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) guna memastikan penanganan almarhum berjalan dengan baik, termasuk seluruh proses penyelenggaraan jenazah.
“Saya tadi langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan Pekanbaru agar berkoordinasi dengan KKHI untuk penanganan lebih lanjut, termasuk penyelenggaraan jenazah almarhum,” ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru.
Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada istri almarhum yang turut berangkat menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Wakil Wali Kota meminta Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Saya minta TPHD Kota dapat mendampingi istri beliau yang juga berangkat bersama suami. Saat ini istri beliau sedang beristirahat di hotel karena kondisi kesehatannya juga kurang baik sehingga belum dapat mendampingi almarhum,” tambahnya.
Sebelumnya, almarhum diketahui memiliki riwayat hipertensi dan selama berada di Makkah kondisinya terus dalam pengawasan tenaga medis. Hingga malam sebelum wafat, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan petugas dan rekan sekamarnya.
Kepergian almarhum di Tanah Suci meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Pekanbaru. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara maksimal dengan penuh penghormatan dan kemanusiaan.
Semoga almarhum husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah ini.









