Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Wakil Wali Kota Pekanbaru Pastikan Pendampingan Maksimal untuk Jemaah Haji yang Wafat di Makkah

badge-check


					Wakil Wali Kota Pekanbaru Pastikan Pendampingan Maksimal untuk Jemaah Haji yang Wafat di Makkah Perbesar

MAKKAH – BACARIAU.COM-Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kota Pekanbaru. Baharuddin Sidi Baditek, jemaah haji Kloter BTH 10 Rombongan 6, dilaporkan telah berpulang ke rahmatullah di Hotel Safa Almarjan, Makkah, Arab Saudi, Sabtu pagi.

Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat menyikapi wafatnya salah seorang jemaah haji asal Pekanbaru, Baharudin, di Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu pagi sekitar pukul 06.40 waktu setempat.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar,menegaskan bahwa dirinya telah langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan haji asal Pekanbaru agar segera menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) guna memastikan penanganan almarhum berjalan dengan baik, termasuk seluruh proses penyelenggaraan jenazah.

“Saya tadi langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan Pekanbaru agar berkoordinasi dengan KKHI untuk penanganan lebih lanjut, termasuk penyelenggaraan jenazah almarhum,” ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru.

Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada istri almarhum yang turut berangkat menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Wakil Wali Kota meminta Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Saya minta TPHD Kota dapat mendampingi istri beliau yang juga berangkat bersama suami. Saat ini istri beliau sedang beristirahat di hotel karena kondisi kesehatannya juga kurang baik sehingga belum dapat mendampingi almarhum,” tambahnya.

Sebelumnya, almarhum diketahui memiliki riwayat hipertensi dan selama berada di Makkah kondisinya terus dalam pengawasan tenaga medis. Hingga malam sebelum wafat, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan petugas dan rekan sekamarnya.

Kepergian almarhum di Tanah Suci meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Pekanbaru. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara maksimal dengan penuh penghormatan dan kemanusiaan.

Semoga almarhum husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Polri Hadir untuk Petani, Bhabinkamtibmas Sungai Apit Pantau Pertumbuhan Jagung Warga

23 Mei 2026 - 17:25 WIB

Afriadi, SH dan Taufik Tando, SH Resmi Bergabung Dalam Tim Pembelaan Sengketa Lahan Ahli Waris Palma Rapel

22 Mei 2026 - 20:04 WIB

Dua Laporan Polisi Menyeret Nama Pirok, Dugaan Penggelapan dan Penipuan Tanah Mencuat di Pekanbaru

22 Mei 2026 - 19:56 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan di Kampar, Kuasa Hukum Ramzi Tegaskan Fakta Akan Terungkap

22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Kapolsek Batu Hampar IPTU Romi Yendri Cek Tanaman Jagung Kwartal I, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

22 Mei 2026 - 12:56 WIB

Trending di Berita