TELUK KUANTAN –BACARIAU.COM– Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan melalui pelaksanaan tes urine secara acak terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Sebanyak 5 orang pegawai dan 10 orang WBP mengikuti pemeriksaan yang berlangsung tertib, transparan, dan lancar. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif (nihil) dari penyalahgunaan narkoba, sehingga tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkotika baik di kalangan pegawai maupun warga binaan yang mengikuti pemeriksaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Arip Herdian, menegaskan bahwa tes urine merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya deteksi dini sekaligus memperkuat pengawasan internal guna mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari narkoba.
“Tes urine ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Integritas seluruh jajaran harus terus dijaga demi memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan terpercaya,” tegas Arip Herdian.
Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan sekaligus mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan hasil negatif yang diperoleh seluruh peserta, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan semakin optimistis dapat mempertahankan budaya kerja yang bersih, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, humanis, dan berintegritas.









