PEKANBARU- BACARIAU.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nyata bagi dunia akademik. Sebanyak 16 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi terkemuka di Provinsi Riau resmi memulai Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kamis (2/7/2026).
Para peserta PKL tersebut terdiri dari 3 mahasiswa Universitas Riau (UR), 7 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, dan 6 mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR). Selama menjalani program, mereka akan mendapatkan pengalaman langsung mengenai sistem kerja dan pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Parlindungan H. Simanjuntak, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam membangun sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program PKL ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia pemasyarakatan, memahami dinamika pelaksanaan tugas, serta memperoleh pengalaman kerja yang tidak didapatkan di ruang perkuliahan,” ujarnya.
Sebelum memulai aktivitas, seluruh mahasiswa mengikuti pembekalan mengenai mekanisme kerja dan tata tertib yang berlaku di dalam Lapas. Materi yang diberikan mencakup disiplin kerja, penggunaan atribut dan seragam, etika selama berada di lingkungan pemasyarakatan, hingga aturan yang menjadi dasar evaluasi selama program berlangsung.
Program magang ini merupakan agenda rutin tahunan Lapas Kelas IIA Pekanbaru sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Melalui interaksi langsung dengan sistem pembinaan warga binaan, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Lebih dari sekadar memenuhi kewajiban akademik, PKL di Lapas Kelas IIA Pekanbaru menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami peran strategis pemasyarakatan dalam membina, memulihkan, dan mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.









