Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Sekolah Rakyat di Pekanbaru Dikebut, Komisi VIII DPR RI Optimistis Juli Beroperasi

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

PEKANBARU – BACARIAU.COM — Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. Achmad, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Abiseka milik Kementerian Sosial RI yang berlokasi di Jalan Kayangan, Pekanbaru, pada Senin pagi (26/5/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan terkait persiapan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMP yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam peninjauan tersebut, Dr. Achmad mengungkapkan bahwa progres fisik pembangunan saat ini baru mencapai 3 hingga 4 persen. Meski begitu, ia optimis program ini bisa berjalan tepat waktu, dengan target operasional pada 10 Juli 2025 mendatang. Fasilitas ini nantinya akan digunakan untuk menampung sekitar 100 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Untuk sementara, asrama putri berada di seberang jalan dari asrama putra. Kondisi ini memang menimbulkan tantangan, terutama saat jam makan, karena siswa putri harus menyeberang. Tapi ini hanya sementara, dan akan ada petugas yang disiagakan demi menjaga keselamatan dan ketertiban,” jelas Dr. Achmad.

Ia menambahkan bahwa Sentra Abiseka telah memiliki sejumlah fasilitas penunjang untuk pembelajaran keterampilan hidup (life skill), seperti kolam ikan, kebun hidroponik, serta pelatihan tata rias. Selain itu, tersedia juga sarana olahraga yang dinilainya cukup memadai untuk menunjang pendidikan di tingkat SMP.

Menurutnya, fokus utama program ini adalah anak-anak dari keluarga prasejahtera, baik dari aspek pendapatan orang tua maupun kondisi tempat tinggal.

“Kejujuran dan integritas dalam proses seleksi sangat penting. Program ini harus menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat ini melibatkan kerja sama lintas kementerian, yakni Kementerian PUPR, Kemensos, Kemenkes, serta Kemendikbudristek. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan terpadu, mulai dari aspek infrastruktur, kesehatan, hingga kurikulum pendidikan.

Dr. Achmad juga menekankan pentingnya kesinambungan program meski terjadi perubahan kepemimpinan di masa depan. “Siapapun pemimpinnya nanti, saya berharap komitmen terhadap program ini tetap dijaga,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Sentra Abiseka Pekanbaru, Adi Hariyanto, menginformasikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 100 calon siswa, ditambah 10 persen sebagai cadangan.

“Sebanyak 110 calon siswa akan melalui proses assessment dan pemeriksaan kesehatan sebelum ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Kepala Daerah,” ungkap Adi.

Di sisi lain, perwakilan dari Kementerian PUPR, Yudi, menyampaikan optimisme bahwa pembangunan fasilitas pendukung akan selesai sesuai target.

“Saat ini progres masih di angka 3-4 persen, tapi kami yakin dalam satu hingga dua minggu ke depan akan ada peningkatan signifikan. Apalagi yang direnovasi adalah gedung eksisting, jadi hanya perlu penyesuaian seperti aula yang diubah menjadi ruang kelas,” jelas Yudi.

Dengan berbagai dukungan dan persiapan lintas sektor, Sentra Abiseka Pekanbaru diharapkan menjadi salah satu model percontohan sukses dari Program Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Silaturahmi Komandan Koti Pemuda Pancasila Pekanbaru, Perkuat Soliditas dan Kebersamaan di Kampung Dalam

12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Catut Nama Kajati Riau dan Kasi Penkum, Modus Penipuan via WhatsApp Mulai Mengincar Korban

11 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Eri Yono Resmi Jadi Ketua RT 07/RW 02, Tanjak Bertuah Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

11 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pemprov–Polda–TNI Bersatu Hadapi Ancaman Karhutla 2026, SF Hariyanto: Jangan Tunggu Api Membesar!

10 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Denda Pajak Dihapus, Pemutihan PKB Riau Berlaku hingga 31 Agustus 2026

10 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Trending di Berita