Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

GEMMPAR Desak Wako Pekanbaru Copot Sekwan DPRD Terkait Dugaan Suap Rp4,5 Miliar

badge-check

GEMMPAR Desak Wako Pekanbaru Copot Sekwan DPRD Terkait Dugaan Suap Rp4,5 Miliar Perbesar

PEKANBARU-(BRC),- Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Riau (GEMMPAR) menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru untuk mendesak Wali Kota Agung Nugroho segera mencopot Hambali Nanda dari jabatannya sebagai Sekretaris DPRD Pekanbaru. Hambali diduga terlibat dalam kasus suap sebesar Rp4,5 miliar yang terungkap dalam proses konferensi.

Melansir akun TikTok @erlangga110990, Koordinator Umum GEMMPAR, Erlangga, menyebutkan bahwa nama Hambali muncul dalam konferensi fakta yang diungkapkan oleh jaksa penuntut umum. Selain Hambali, Erlangga juga memanggil nama Mardiansyah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim), Pekanbaru, yang merupakan mantan pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti, turut dalam aksi korupsi tersebut.

“Kami menghormati proses hukum di pengadilan, namun kami juga meminta kepada Pak Edi Susanto untuk menyampaikan kepada Wali Kota Pekanbaru dan seluruh jajaran, bahwa tuntutan kami jelas: copot pejabat yang namanya disebut dalam fakta konferensi,” tegas Erlangga dalam orasinya.

Ia menekankan bahwa aksi ini bukan bentuk tuduhan sepihak, melainkan berdasarkan keterangan resmi dari pihak kejaksaan yang terungkap dalam konferensi. “Kita di sini tidak menuduh, ini adalah fakta yang disampaikan jaksa penuntut umum,” katanya.

Erlangga juga menyampaikan penghargaan kepada pejabat yang telah membuka dialog ruang dengan massa aksi. “Terima kasih kepada Pak Edi yang telah menerima kami dalam menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa ini,” ucapnya.

Namun demikian, ia mengkritik sikap pemimpin daerah yang dinilai lamban dalam menanggapi tindakan masyarakat. “Kami meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk hadir dan mendengarkan langsung suara rakyat. Kemarin masyarakat sudah melakukan aksi pagi, tapi dia baru muncul sakit, kan lucu,” ujarnya.

Selain persoalan dugaan suap, massa aksi juga menyoroti berbagai persoalan lain yang membelit masyarakat, termasuk keterlambatan pembayaran berbagai kewajiban pemerintah kota. “Banyak masyarakat yang kesulitan karena tunda bayar yang belum juga diselesaikan pemerintah,” pungkas Erlangga.(rl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga:

Dari Jalanan untuk Sesama, Tanjak Bertuah Riau Kembali Tebar Kepedulian

18 Sep 2026 - 15:11 WIB

Dari Jalanan untuk Sesama, Tanjak Bertuah Riau Kembali Tebar Kepedulian

Hulu Balang LAMR Pekanbaru Dikukuhkan, Benteng Marwah dan Ketenteraman Negeri

18 Sep 2026 - 00:21 WIB

Hulu Balang LAMR Pekanbaru Dikukuhkan, Benteng Marwah dan Ketenteraman Negeri

Kembali Dikukuhkan, Roni Dasmon Kalong Pimpin Pemuda Pancasila Kampung Dalam

13 Sep 2026 - 16:54 WIB

Kembali Dikukuhkan, Roni Dasmon Kalong Pimpin Pemuda Pancasila Kampung Dalam

Ringankan Beban Masyarakat, Seluruh Pengurus PAC Sukajadi dan Pengurus Ranting Partai PDI P Pekanbaru Bagikan Ratusan Nasi Kotak Siap Saji.

11 Sep 2026 - 06:45 WIB

Ringankan Beban Masyarakat, Seluruh Pengurus PAC Sukajadi dan Pengurus Ranting Partai PDI P Pekanbaru Bagikan Ratusan Nasi Kotak Siap Saji.

Hotspot Riau Turun 60 Persen, Lahan Gambut Kini Jadi Fokus Penanganan Karhutla

26 Agu 2026 - 21:03 WIB

Hotspot Riau Turun 60 Persen, Lahan Gambut Kini Jadi Fokus Penanganan Karhutla
Trending di Berita