PEKANBARU- BACARIAU.COM-Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat fondasi pemerintahan hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Pengukuhan Ketua RT dan RW beserta Pengurus dan Dasawisma Kecamatan Sail Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Sukoharjo, Jalan Sukoharjo, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail, Sabtu (1/8/2026).
Pengukuhan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch. Kehadiran pimpinan daerah menjadi penegasan bahwa RT dan RW bukan sekadar struktur administratif, melainkan bagian penting dari mata rantai pelayanan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Turut hadir Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj. Sulastri A, S.Sos., M.H., serta Wakil Ketua TP PKK Kota Pekanbaru dr. Hj. Sari Rahmawati, Sp.OG.
Dalam konteks pemerintahan kota, keberadaan RT dan RW memiliki posisi strategis. Mereka menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi, menyampaikan informasi, menjaga ketertiban lingkungan, sekaligus menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pengukuhan ini tidak semata-mata menjadi seremoni pergantian atau penetapan kepengurusan. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin dekat, responsif dan hadir di tengah masyarakat.
RT dan RW adalah wajah pertama pemerintahan yang ditemui masyarakat. Ketika pelayanan di tingkat paling bawah berjalan baik, komunikasi terbangun, dan persoalan warga cepat direspons, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah pun akan semakin kuat.
Di sisi lain, keberadaan Dasawisma juga memiliki peran penting dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat dari lingkungan terkecil. Melalui keterlibatan perempuan dan keluarga, Dasawisma dapat menjadi kekuatan sosial dalam mendukung program pembangunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat ketahanan keluarga.
Pemerintah Kota Pekanbaru memandang pembangunan tidak cukup hanya dilakukan melalui program besar dan kebijakan di tingkat kota. Pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat harus dimulai dari lingkungan tempat warga tinggal.
Dari RT, bergerak ke RW; dari RW menguatkan kelurahan; dan dari kelurahan menjadi kekuatan bagi pembangunan Kota Pekanbaru.
Pengukuhan di Kecamatan Sail menjadi bagian dari semangat tersebut. Pemerintah bersama perangkat kewilayahan diharapkan mampu membangun kolaborasi yang lebih kuat, sehingga setiap persoalan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat dan berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, RT, RW, Dasawisma dan seluruh elemen masyarakat, pembangunan Pekanbaru diharapkan tidak hanya terlihat dari perubahan fisik kota, tetapi juga dari semakin kuatnya kehidupan sosial, pelayanan publik dan kualitas masyarakat di setiap lingkungan.
Sebab kota yang kuat bukan hanya dibangun dari gedung-gedung tinggi dan jalan yang lebar, tetapi dari lingkungan yang tertata, keluarga yang kuat, serta masyarakat yang merasa pemerintah benar-benar hadir bersama mereka.









