Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Kunjungan Widiyanti Putri Wardhana Disorot, Aktivis Minta Pemerintah Serius Garap Wisata Sumatera Barat Go Internasional

badge-check


					Kunjungan Widiyanti Putri Wardhana Disorot, Aktivis Minta Pemerintah Serius Garap Wisata Sumatera Barat Go Internasional Perbesar

Pesisir Selatan, Sumatera Barat – Aktivis nasional Agung Maulana mendesak pemerintah pusat untuk tidak sekadar melakukan kunjungan seremonial, tetapi benar-benar serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di Sumatera Barat guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan menyusul kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, ke sejumlah destinasi unggulan di Sumatera Barat pada Rabu (29/04/2026) hingga Kamis (30/04/2026).

Dalam agenda tersebut, Menteri meninjau berbagai ikon wisata, di antaranya Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jam Gadang, Lobang Jepang, serta Istana Basa Pagaruyung.

Namun demikian, Agung Maulana menegaskan bahwa kunjungan tersebut harus diikuti dengan langkah konkret dan kebijakan nyata.

“Pemerintah jangan hanya hadir dalam bentuk kunjungan wisata semata. Harus ada komitmen nyata untuk membantu setiap kabupaten di Sumatera Barat dalam mengembangkan sektor pariwisata agar mampu meningkatkan PAD dan membawa wisata daerah ke level internasional,” tegasnya.

Agung secara khusus menyoroti minimnya perhatian pemerintah pusat terhadap potensi wisata di Kabupaten Pesisir Selatan. Menurutnya, daerah tersebut memiliki kekayaan alam yang luar biasa, namun belum dikelola secara optimal.

Ia juga mendesak Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi riil dan potensi wisata yang ada, khususnya di Pesisir Selatan.

“Presiden harus melihat langsung. Banyak potensi wisata kelas dunia di Sumatera Barat yang bisa dikembangkan untuk menarik wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Selain itu, Agung juga menyoroti persoalan lingkungan yang melibatkan sejumlah perusahaan di Kabupaten Pesisir Selatan. Ia mengungkapkan masih adanya dugaan pelanggaran, mulai dari perusakan hutan hingga aktivitas tanpa izin lingkungan.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap daerah.

“Perusahaan wajib berkontribusi melalui program CSR untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk sektor pariwisata. Jangan sampai justru merusak lingkungan yang menjadi aset utama pariwisata,” tegas Agung.

Ia berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memajukan pariwisata Sumatera Barat secara berkelanjutan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

MALARIA MENGANCAM PESISIR SINABOI, EKSPEDISI MERAH PUTIH PRESISI POLDA RIAU HADIR DENGAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS

4 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Wamenkes dan Wamendagri ke Riau, Yeni Astuti Tegaskan Pentingnya Peran Kader TB

4 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Teguhkan Komitmen Persatuan, Integritas dan Pengabdian

4 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tanam 810 Mangrove Dan Salurkan Berbagai Bantuan Untuk Masyarakat Pesisir Sinaboi

3 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Puluhan Oknum Wartawan Pelalawan Diduga Terima Uang Dari Bos Mafia BBM Subsidi

3 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Trending di Berita