Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Puluhan Massa Geruduk Kantor Gubernur Riau, Massa Menuntut Penindakan Mafia Tanah di Provinsi Riau 

badge-check


					Puluhan Massa Geruduk Kantor Gubernur Riau, Massa Menuntut Penindakan Mafia Tanah di Provinsi Riau  Perbesar

PEKANBARU -BACARIAU.COM-  Puluhan massa yang tergabung dalam Masyarakat Riau Peduli Keadilan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (13/10/2025). Dalam aksinya, massa menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kompromi atau kesepakatan melanggar hukum yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Dalam orasinya, para demonstran membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia tanah di Riau.

Dalam pernyataan sikapnya, Masyarakat Riau Peduli Keadilan menegaskan empat tuntutan utama:

1. Meminta Presiden Republik Indonesia untuk mencopot Ketua Mahkamah Agung (MA), Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, dan Kepala BPN Kota Pekanbaru, karena dinilai gagal menjaga integritas dan keadilan dalam penegakan hukum pertanahan.

2. ⁠Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk segera mengusut dan menangkap Doni Hery Cs, pejabat BPN yang diduga menerima suap puluhan miliar rupiah dari jaringan mafia tanah.

3. ⁠Mendesak Pimpinan MA RI untuk melakukan evaluasi serta membatalkan Putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 54/PK/TUN/2025, yang diduga cacat hukum dan formil.

4. ⁠Meminta Kejaksaan Agung RI agar menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai maraknya praktik mafia tanah di Provinsi Riau.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinergi Polri dan Kelompok Tani di Sungai Apit, Lahan Jagung 1,8 Hektar Dipupuk Demi Panen Maksimal

9 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Rantau Kopar Mengamuk, Aksi Spontanitas Pecah Saat Polisi Ungkap Jaringan Narkoba

9 Mei 2026 - 10:16 WIB

BNN Turun Tangan di Rutan Pekanbaru, Sosialisasi Bahaya Narkoba hingga Razia Gabungan Diperketat

9 Mei 2026 - 09:26 WIB

KEMENDUKBANGGA/BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Edukasi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Keluarga di Rohil

8 Mei 2026 - 20:13 WIB

Trending di Berita