Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

KEMENDUKBANGGA/BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Edukasi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Keluarga di Rohil

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

ROKAN HILIR – BACARIAU.COM-BKKBN bersama Anggota Komisi IX DPR RI dr. Maharani selaku mitra kerja melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kabupaten Rokan Hilir pada 6 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pembangunan keluarga berkualitas, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta upaya percepatan penurunan stunting.

Dalam sambutannya, dr. Maharani menegaskan bahwa perencanaan perkawinan menjadi langkah penting untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang lebih layak dan sejahtera. Melalui Program Bangga Kencana, masyarakat didorong untuk mempersiapkan berbagai aspek sebelum menikah, mulai dari kesiapan mental, kesiapan finansial, hingga perencanaan kehamilan yang matang.

“Perencanaan kehamilan sangat penting, termasuk menjaga jarak kehamilan agar ibu tidak mengalami stres dan tidak ada lagi kehamilan yang tidak direncanakan. Pelayanan KB dapat menjadi solusi melalui pelayanan langsung di tengah masyarakat bagi yang ingin ber-KB,” ujar dr. Maharani.

Ia juga menegaskan bahwa tugas Komisi IX DPR RI adalah mengawal, mendorong, dan memastikan kebijakan pemerintah melalui Program Bangga Kencana benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Menurutnya, Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional yang tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Keluarga disebut sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan edukasi terkait pencegahan stunting melalui intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Edukasi ini dinilai penting agar generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang baik.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mhd Irzal menekankan pentingnya perencanaan dalam mewujudkan pembangunan keluarga berkualitas. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah menghindari konsep “4 Terlalu”, yakni terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu sering melahirkan, dan terlalu dekat jarak kelahiran.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut, khususnya karena kehadiran peserta laki-laki dan perempuan yang seimbang. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa pemahaman mengenai Program Bangga Kencana bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, melainkan tanggung jawab bersama dalam keluarga.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta peran bersama dalam menciptakan keluarga berkualitas demi mewujudkan generasi emas Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Warga Rantau Kopar Mengamuk, Aksi Spontanitas Pecah Saat Polisi Ungkap Jaringan Narkoba

9 Mei 2026 - 10:16 WIB

BNN Turun Tangan di Rutan Pekanbaru, Sosialisasi Bahaya Narkoba hingga Razia Gabungan Diperketat

9 Mei 2026 - 09:26 WIB

DPR RI dan Kemendukbangga/BKKBN Gencarkan Sosialisasi Bangga Kencana di Kampar

8 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas Polsek Sungai Apit Cek Ketahanan Pangan Kelompok Tani Sabak Jaya Satu

8 Mei 2026 - 15:04 WIB

Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

7 Mei 2026 - 13:37 WIB

Trending di Berita