Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Program Pilot Project Co-Firring BBJP PLN Sudah 3 Tahun Tak Berjalan, Beban Kwh Ditaksir 92 Juta Tetap Dibayarkan, Ada Apa ?

badge-check


					Program Pilot Project Co-Firring BBJP PLN Sudah 3 Tahun Tak Berjalan, Beban Kwh Ditaksir 92 Juta Tetap Dibayarkan, Ada Apa ? Perbesar

PEKANBARU,BACARIAU.COM– Fasilitas pengolahan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, Pekanbaru sepertinya tidak berjalan.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Sinergi Pemuda Riau (SPR) Randi Syaputra kepada Media ini, Rabu (8/10/2025).

Randi menjelaskan, SPR dalam pantauan langsungnya di TPA Muara Fajar, tidak melihat adanya aktivitas apapun, hanya ada mesin dan alat – alat pendukung lainnya yang tampak terbengkalai dan sudah mulai berkarat di tempat tersebut.

“Tim SPR sudah cek langsung ke TKP, tidak ada aktivitas apapun, terakhir berdasarkan pantauan kami di media, hasil dari BBJP itu sedang di uji ke Laboratorium untuk menguji kadar Kalori, hingga saat ini tidak ditemukan lagi kabar beritanya,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi pertanyaannya adalah aktivitas penggunaan listrik di BBJP tersebut, sejak KWH terpasang pada bulan Januari 2023, ia menduga KWH dengan ID Pelanggan 181300675574 Pasca Bayar 3 Phasa dengan Daya 66.000 VA mempunyai beban bayar sebesar Rp.2.641.062/bulan yang terpasang pada program tersebut masih berjalan hingga saat ini.

“Ditaksir nilai beban bayar yang sudah dibayarkan mencapai 92 juta, kan aneh ini dibiarkan begitu saja, nilai segitu bisa di alih fungsi kan untuk program lainnya yang lebih bermanfaat dirasakan masyarakat, kami menduga ada skandal dibaliknya maka berlanjut terjadi hal seperti itu.” Tegasnya.

Menanggapi kondisi terbengkalai tersebut, Randi mengaku prihatin dengan Program Co-Firring yang di bangun oleh PT PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIK SBU), yang saat itu diresmikan oleh General Manager PLN UIK SBU, Purnomo, Kegiatan ini juga dihadiri Camat Rumbai Barat dan seluruh Lurah dibawah Kecamatan Rumbai Barat. Turut Hadir GM PLN Nusantara Power UBJOM PLTU Tenayan, Arif Laga Putra dan Manager PLN UPDK Pekanbaru, Yuskar Radianto. Peresmian juga ditandai dengan pemberangkatan perdana truk yang membawa beberapa karung BBJP ke PLTU Tenayan. sekitar Desember 2022.

“Sejak saat itu, Program ini seperti tidak ada aktivitas lagi, apakah ini sekedar project saja, dan setelah itu tidak di urus?,” ungkap Randi.

Lebih lanjut beber Randi, di TPA 2 Muara Fajar masih terpampang Plang Kegiatan bertuliskan, PLN Peduli, PROGRAM PILOT PROJECT CO-FIRRING BBJP PT. PLN (PERSERO) yang ketika diresmikan saat itu, program ini digadang-gadangkan sebagai langkah memanfaatkan sampah pekanbaru yang mencapai 900 -1.000 ton per hari yang berpotensi menjadi bom waktu jika tak diantisipasi.

“Tentu patut kami pertanyakan, seperti apa pertanggungjawaban CSR ini ?, dalam waktu dekat kita akan laporkan ke dinas terkait” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinergi Polri dan Kelompok Tani di Sungai Apit, Lahan Jagung 1,8 Hektar Dipupuk Demi Panen Maksimal

9 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Rantau Kopar Mengamuk, Aksi Spontanitas Pecah Saat Polisi Ungkap Jaringan Narkoba

9 Mei 2026 - 10:16 WIB

BNN Turun Tangan di Rutan Pekanbaru, Sosialisasi Bahaya Narkoba hingga Razia Gabungan Diperketat

9 Mei 2026 - 09:26 WIB

KEMENDUKBANGGA/BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Edukasi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Keluarga di Rohil

8 Mei 2026 - 20:13 WIB

Trending di Berita