Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Jalan Rusak Parah di Suhada – Inhil ,Warga Mengeluh Sakit Badan hingga Trauma Berkendara

badge-check


					Jalan Rusak Parah di Suhada – Inhil ,Warga Mengeluh Sakit Badan hingga Trauma Berkendara Perbesar

Suhada,Inhil
BacaRiau.com ( BRC )
– Kondisi jalan di wilayah Suhada kembali menjadi sorotan masyarakat. Salah satu warga yang baru-baru ini melintasi jalan tersebut mengungkapkan keluh kesahnya akibat buruknya infrastruktur yang harus dilalui. Foto yang diambil menunjukkan permukaan jalan yang dipenuhi lubang besar dan genangan air, membuat perjalanan menjadi sangat tidak nyaman, bahkan berbahaya.

Warga tersebut menceritakan pengalamannya ketika hendak berkunjung ke rumah nenek di daerah Enok. Perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi ujian fisik karena kondisi jalan yang penuh lubang dan berlumpur. “Sakit pinggang, dari ujung kaki sampai kepala rasanya remuk semua. Badan penuh debu,” ungkapnya.

Ia bahkan sempat berencana menggunakan mobil untuk ke lokasi, namun mengurungkan niat karena banyak kendaraan roda empat yang terjebak lumpur, bahkan ada yang sampai terguling. Akhirnya, motor menjadi satu-satunya pilihan meskipun tetap menimbulkan rasa was-was dan kelelahan yang luar biasa.

Tidak hanya dirinya yang mengeluh, sang anak pun terus bertanya-tanya dalam perjalanan, “Ayah, jauh lagi kah?” Menunjukkan betapa melelahkannya akses jalan tersebut, bahkan bagi anak-anak.

Keluhan ini juga disampaikan mewakili masyarakat yang setiap hari harus melewati jalan tersebut untuk beraktivitas. “Ini jalan yang selalu kami lalui kalau ingin keluar. Kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya dengan nada sedih.

Tak sedikit warga yang akhirnya harus mencari jasa tukang urut setelah menempuh perjalanan di jalan tersebut karena tubuh terasa pegal dan nyeri. Situasi ini tentu memperlihatkan bahwa kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada kendaraan, tetapi juga pada kesehatan fisik warga.

Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah ini. Jalan yang layak bukan hanya menunjang kenyamanan, tetapi juga menjadi hak dasar masyarakat untuk mobilitas yang aman dan sehat.

 

Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Perketat Pengawasan, Lapas Narkotika Rumbai Sikat Peredaran Terlarang Lewat Razia dan Tes Urine

6 Mei 2026 - 19:24 WIB

Usaha Santan Anak Amak Uni Fidia Wati di Jalan Nelayan, Hadirkan Santan Alami Tanpa Pengawet

6 Mei 2026 - 18:42 WIB

Agung Maulana Kritik Keras Wacana Seleksi Aktivis oleh Natalius Pigai: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis

6 Mei 2026 - 17:01 WIB

Naga Merah Tancap Gas di Usia 2 Tahun, Pengurus Baru 2024–2029 Resmi Dikukuhkan

4 Mei 2026 - 22:37 WIB

Lapas Teluk Kuantan Serahkan Hadiah Pemenang Perlombaan HBP ke-62, Wujudkan Pembinaan Positif dan Penuh Makna

4 Mei 2026 - 18:12 WIB

Trending di Berita