Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Hujan Guyur Riau, Jumlah Titik Panas Karhutla Turun Drastis

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

PEKANBARU – BACARIAU.COM – Cuaca berawan hingga hujan yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Sabtu (26/7/2025) membawa dampak positif terhadap upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jumlah titik panas (hotspot) di Riau tercatat mengalami penurunan signifikan.

Berdasarkan pantauan BMKG, dari total 231 hotspot di Pulau Sumatera, 56 titik di antaranya terdeteksi di Riau. Jumlah ini turun drastis dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (25/7), yang mencatat 156 hotspot di provinsi ini.

“Terjadi penurunan signifikan dari 156 menjadi 56 titik,” ujar Forecaster on duty BMKG, Moh Ibnu Amiruddin, Sabtu malam.

Kabupaten Rokan Hilir mencatat titik terbanyak dengan 26 titik, diikuti Pelalawan dan Indragiri Hulu masing-masing tujuh titik. Siak mencatat lima titik, Kuantan Singingi dan Indragiri Hilir masing-masing tiga titik, Kampar dua titik, serta Bengkalis, Dumai, dan Pekanbaru masing-masing satu titik.

BMKG menyebut penurunan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh hujan yang mulai turun di sejumlah daerah, membantu proses pemadaman dan mendinginkan lahan terbakar.

Untuk prakiraan cuaca hari ini, BMKG memprediksi pagi hari diwarnai udara kabur hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah, termasuk Bengkalis, Siak, Meranti, Kampar, Indragiri Hulu dan Hilir, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.

Siang hingga sore hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan hujan berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Dumai, dan Pekanbaru. Malam hari cuaca umumnya berawan, sementara dini hari diprediksi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah lainnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah.

Suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23–34°C dengan kelembapan 55–97 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya, berkecepatan 10–30 km/jam.

Meskipun terjadi penurunan, potensi karhutla masih tetap ada. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran terbuka.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga:

Pembinaan Berbuah Reintegrasi, 28 WBP Lapas Tembilahan Peroleh Pembebasan Bersyarat

24 Sep 2026 - 20:18 WIB

Pembinaan Berbuah Reintegrasi, 28 WBP Lapas Tembilahan Peroleh Pembebasan Bersyarat

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Polantas Aceh Bangun Kolaborasi dengan Mahasiswa dan Komunitas IMI

24 Sep 2026 - 15:11 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Polantas Aceh Bangun Kolaborasi dengan Mahasiswa dan Komunitas IMI

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

22 Sep 2026 - 19:02 WIB

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

22 Sep 2026 - 18:35 WIB

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada

22 Sep 2026 - 17:51 WIB

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada
Trending di Berita