Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Hadiri Pembekalan Retret KADIN oleh Panglima TNI, Bamsoet Ingatkan Pertahanan Kuat Menjadi Kunci Ekonomi Tangguh

badge-check

Hadiri Pembekalan Retret KADIN oleh Panglima TNI, Bamsoet Ingatkan Pertahanan Kuat Menjadi Kunci Ekonomi Tangguh Perbesar

JAKARTA – BACARIAU.COM -Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Pertahanan & Keamanan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya kekuatan pertahanan nasional sebagai fondasi utama untuk menopang ketahanan dan kemajuan ekonomi nasional. Dunia usaha membutuhkan kepastian dan stabilitas jangka panjang yang hanya bisa dicapai jika sistem pertahanan nasional berada dalam kondisi kuat dan siap menghadapi segala bentuk ancaman.

“Saya sepakat dengan Presiden Prabowo Subianto, apabila kita bicara ekonomi, jangan pernah lepas dari isu pertahanan. Dunia usaha bergerak kalau ada kepastian, dan kepastian itu lahir dari kekuatan, baik militer, pangan, energi, hingga siber. Tanpa itu, ekonomi kita akan selalu rapuh ketika diguncang krisis global,” ujar Bamsoet usai mengikuti pembekalan Retret KADIN 2025 oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Jakarta, Kamis malam (7/8/25).

Hadir antara lain Ketum KADIN Indonesia Anindya Bakrie, para pengurus pusat KADIN Indonesia serta para ketua KADIN provinsi seluruh Indonesia dan asosiasi dibawah KADIN.

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, penguatan pertahanan harus dilihat sebagai bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi, bukan sebagai beban anggaran negara. Upaya pemerintah dalam memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), merevitalisasi industri pertahanan dalam negeri seperti PT Pindad dan PT PAL, serta rencana penguatan ekosistem industri strategis nasional, perlu didukung oleh semua pihak.

Tak hanya fokus pada sektor militer, Bamsoet juga menyoroti urgensi membangun ketahanan pangan nasional. Ketergantungan pada impor komoditas strategis seperti beras, jagung, gula, dan kedelai telah menjadi titik rawan bagi stabilitas ekonomi Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dalam 10 tahun terakhir, jumlah petani di Indonesia menyusut drastis. Dari 31,7 juta orang di tahun 2013 menjadi sekitar 29,3 juta pada tahun 2023.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari pertahanan nasional. Kita tidak bisa berharap ekonomi tumbuh kalau logistik pangan rapuh. KADIN siap bersinergi dengan pemerintah untuk memperkuat produksi dalam negeri dan memperluas jaminan pasar bagi petani,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan pentingnya mitigasi risiko strategis dalam dunia usaha. Termasuk dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ancaman siber. Dalam laporan internal KADIN, disebutkan bahwa sebanyak 68 persen pelaku usaha belum memiliki sistem perlindungan siber yang memadai, padahal risiko serangan digital terus meningkat.

“Kita butuh literasi pertahanan dalam arti luas. Dunia usaha harus sadar bahwa ancaman itu bukan cuma fisik. Serangan digital bisa lumpuhkan sistem logistik nasional, bisa mengganggu transaksi keuangan, bisa bikin ketakutan investor. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Bamsoet.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga:

Pembinaan Berbuah Reintegrasi, 28 WBP Lapas Tembilahan Peroleh Pembebasan Bersyarat

24 Sep 2026 - 20:18 WIB

Pembinaan Berbuah Reintegrasi, 28 WBP Lapas Tembilahan Peroleh Pembebasan Bersyarat

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Polantas Aceh Bangun Kolaborasi dengan Mahasiswa dan Komunitas IMI

24 Sep 2026 - 15:11 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Polantas Aceh Bangun Kolaborasi dengan Mahasiswa dan Komunitas IMI

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

22 Sep 2026 - 19:02 WIB

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

22 Sep 2026 - 18:35 WIB

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada

22 Sep 2026 - 17:51 WIB

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada
Trending di Berita