Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Rokan Hilir

Afrizal Sintong: Seluruh Aset Pemda Sudah Saya Kembalikan, Jangan Buat Opini Menyesatkan

badge-check


					Afrizal Sintong: Seluruh Aset Pemda Sudah Saya Kembalikan, Jangan Buat Opini Menyesatkan Perbesar

ROKAN HILIR-(BRC),– 10 Juni 2025 — Mantan Bupati Rokan Hilir periode 2021–2025, Afrizal Sintong, S.IP., M.Si., membantah tudingan Kepala BPKAD Rokan Hilir yang menyebut dirinya masih menguasai 11 unit kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam pernyataannya kepada media, Afrizal menegaskan bahwa seluruh kendaraan dan aset milik pemerintah yang digunakan selama masa jabatannya telah dikembalikan secara resmi.

“Saya nyatakan dengan tegas, seluruh aset sudah saya kembalikan. Setelah saya tidak menjabat lagi sebagai Bupati, saya tidak menggunakan satu pun aset milik Pemda,” ujar Afrizal, Selasa (10/6).

Afrizal juga membantah tuduhan bahwa kendaraan dinas dialihkan kepada pihak-pihak lain seperti ajudan pribadi atau anggota keluarga.

“Tidak benar itu. Semua sudah diserahkan sesuai prosedur. Kalau ada aset yang diklaim belum dikembalikan, silakan dicek datanya. Jangan langsung dilempar ke publik seolah-olah saya tidak taat aturan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Afrizal mempertanyakan dasar tuduhan yang dilontarkan oleh Kepala BPKAD, H. Darwan, SE., M.Si. Ia menyebut, setiap penggunaan maupun pengembalian aset daerah selalu tercatat dalam dokumen resmi yang dimiliki oleh BPKAD sendiri.

“Kalau memang ada yang merasa saya menggunakan aset, silakan tunjukkan buktinya. BPKAD kan punya catatan lengkap soal serah terima aset. Kenapa tidak dipaparkan saja secara terbuka?” katanya.

Afrizal menyayangkan pernyataan terbuka Kepala BPKAD yang menurutnya justru bisa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Pernyataan seperti itu bisa mencemarkan nama baik saya. Harusnya persoalan administrasi diselesaikan dulu secara internal, baru disampaikan ke publik jika memang sudah jelas,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

MALARIA MENGANCAM PESISIR SINABOI, EKSPEDISI MERAH PUTIH PRESISI POLDA RIAU HADIR DENGAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS

4 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tanam 810 Mangrove Dan Salurkan Berbagai Bantuan Untuk Masyarakat Pesisir Sinaboi

3 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Diduga Alami Microsleep, Mekanik PT AKM Tabrak Pipa Minyak Milik PHR di Sintong

7 Juli 2026 - 18:08 WIB

Polsek Tambusai wujudkan ketahanan Pangan dengan Kelompok Tani dalam rangka Penanaman Jagung Kuartal II di Desa Batas, Kec. Tambusai

19 Juni 2026 - 17:51 WIB

Polsek Batu Hampar Cek Perkembangan Jagung di Desa Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu Bentuk Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

17 Juni 2026 - 12:09 WIB

Trending di Berita