MERANTI,RIAU
BacaRiau.com
– Pemerintah Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan PT Gemilang Cipta Nusantara (GCN) menyepakati kerja sama penguatan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau panjang akibat dampak El Nino.
Kondisi cuaca di wilayah Riau saat ini ditandai curah hujan yang sangat minim. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir hampir tidak turun hujan sama sekali. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya karhutla di Provinsi Riau.
Menyikapi hal itu, Pemerintah Kecamatan Tasik Putri Puyu bersama PT GCN menggelar pertemuan di Kantor Camat Tasik Putri Puyu, Selasa 12 Agustus 2026. Pertemuan dihadiri perwakilan PT GCN, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, serta unsur pemerintah kecamatan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menekankan pentingnya komitmen bersama, baik dari pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Sebagai tindak lanjut, patroli bersama dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026 di wilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu, Desa Kudap dan sekitarnya. Tim patroli terdiri dari personel PT GCN, Pemerintah Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Bhabinkamtibmas Polsek Merbau.

PT GCN menyatakan kesiapannya untuk terus melakukan pemadaman jika terjadi karhutla di wilayah tugasnya maupun wilayah sekitar, sesuai dengan visi dan misi perusahaan menjaga kelestarian hutan.
“Kami siap berkomitmen mencegah karhutla. Tapi kami juga berharap ada komitmen yang sama dari pemerintah dan dukungan penuh dari masyarakat. Tanpa kerja sama semua pihak, upaya menjaga hutan dari karhutla maupun pembalakan liar tidak akan mudah terwujud,” ujar perwakilan PT GCN.
Fitri









