TELUK KUANTAN – Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas lingkungan pemasyarakatan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan. Melalui razia rutin yang digelar pada Selasa (9/6/2026), petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di blok hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan peredaran barang-barang terlarang.
Kegiatan yang berlangsung secara terukur dan humanis tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan yang optimal bagi warga binaan.
Petugas melakukan pemeriksaan pada kamar hunian dan area sekitar blok dengan mengedepankan profesionalisme serta berpedoman pada standar operasional yang berlaku. Hasilnya, tidak ditemukan barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, hasil razia dinyatakan nihil.
Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan menegaskan bahwa razia rutin bukan sekadar kegiatan pengawasan, melainkan bentuk nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga marwah lembaga serta memastikan lapas tetap menjadi tempat pembinaan yang aman dan kondusif.
“Razia rutin merupakan langkah preventif yang terus kami lakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Hasil nihil yang diperoleh menjadi indikator positif bahwa pengawasan berjalan efektif dan kesadaran warga binaan terhadap tata tertib semakin baik,” ujarnya.
Keberhasilan razia tanpa temuan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan suasana yang tertib serta mendukung pelaksanaan program pembinaan di dalam lapas.
Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat deteksi dini, serta menjalankan berbagai langkah strategis guna mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan keamanan yang terjaga dan lingkungan yang kondusif, proses pembinaan warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sebagai bekal dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif. ***









