PEKANBARU –BACARIAU.COM– Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, namun manfaatnya bersifat jangka panjang. Mulai dari akar yang menahan tanah, daun yang membantu memperbaiki kualitas udara, hingga batang yang tumbuh menjadi peneduh, pohon memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian perayaan HUT ke-27 PNM di Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).
Jika satu pohon saja memberikan manfaat besar, bayangkan dampak dari 29.000 pohon. Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.
Semangat inilah yang diusung oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Sebagai lembaga keuangan yang selama ini dikenal fokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, PNM kini memperluas kepeduliannya ke aspek lingkungan melalui program PNM Peduli. Gerakan ini diwujudkan dengan aksi penanaman pohon di 58 kantor cabang di seluruh Indonesia, dengan total 29.000 bibit pohon yang ditanam sebagai ikhtiar untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Gerakan ini merupakan kelanjutan dari semangat kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E, yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan distribusi buku bacaan untuk mendukung akses literasi. Dari pakaian yang diberi “kehidupan kedua”, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian aksi ini menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat hadir dalam banyak bentuk.
Nilai kepedulian ini juga diteruskan melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan. Pada akhirnya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama.
Kolaborasi Hijau di Universitas Lancang Kuning
Aksi nyata PNM ini disambut hangat oleh akademisi, salah satunya melalui penanaman pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dekanat, di antaranya Dekan Fakultas Pertanian Dr. Amalia, S.P., M.M., Dekan Fakultas Teknik Dr. Zainuri, S.T., M.T., serta Dekan Fakultas Kehutanan Dr. Ir. Eno Suwarno, M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Universitas Lancang Kuning menyampaikan apresiasinya:
”Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-27 untuk PNM. Terima kasih atas kerja sama penanaman pohon di lingkungan kampus kami. Semoga ke depannya kita dapat terus berkolaborasi, terutama dalam kegiatan lingkungan yang sejalan dengan program nasional,” ujar perwakilan pihak universitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan Dr. Dodi Sukma R.A., S.Hut., M.Si., Ketua BEM Fakultas Pertanian M. Yunus Dalimunthe, serta Ketua BEM Fakultas Kehutanan Desman. Melalui sinergi ini, manfaat yang dihadirkan diharapkan tidak berhenti pada seremoni penanaman, melainkan terus tumbuh bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan berkualitas.









