Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Diduga Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Permukiman Warga Pekanbaru, Warga Minta Polisi Usut Tuntas

badge-check

Diduga Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Permukiman Warga Pekanbaru, Warga Minta Polisi Usut Tuntas Perbesar

BacaRiau.Com | Pekanbaru,– Suasana di Jalan Arwana, RT 06 RW 04, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh usai warga menemukan puluhan hingga ratusan tanaman yang diduga ganja di sebuah lahan kosong dekat permukiman mereka, Jumat (18/4/2025).

Tanaman itu awalnya dianggap pucuk ubi atau tanaman biasa, karena sekilas memang menyerupai singkong muda. Namun beberapa warga mulai curiga karena bentuk daunnya sedikit berbeda dari tanaman kebanyakan. Setelah diamati lebih dekat, dugaan itu mengarah pada tanaman ganja.

“Kami sempat mengira itu singkong, karena dari jauh daunnya mirip. Tapi belakangan, saya perhatikan bentuknya beda, lebih bergerigi dan menjari,” ujar Rian, salah satu warga.

Laporan kemudian disampaikan ke pihak berwajib. Petugas yang datang langsung mengambil sampel untuk diuji laboratorium. Hasil uji laboratorium akan diumumkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Kronologi Singkat:

1. Warga awalnya mengira tanaman adalah pucuk ubi.

2. Bentuk daun yang tak biasa menimbulkan kecurigaan.

3. Laporan disampaikan ke pihak berwenang.

4. Polisi mengambil sampel tanaman untuk diuji.

5. Hasil lab ditunggu untuk memastikan jenis tanaman.

 

> “Sudah lama lahan ini kosong. Kami tidak tahu siapa pemiliknya dan tidak pernah ada aktivitas mencurigakan di sana,” – Erniwita, Ketua RT 06

 

Dosen Biologi dari Universitas Riau, Dr. M. Arief Pratama, mengatakan tanaman ganja memang bisa tumbuh liar di iklim tropis jika benihnya tersebar secara alami atau sengaja dibuang.

> “Benih ganja bisa tumbuh di lahan terbuk tanpa perawatan intensif. Namun, jika jumlahnya ratusan batang, itu patut dicurigai ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Dr. Arief menjelaskan bahwa ganja memiliki senyawa psikoaktif bernama THC yang bisa memengaruhi sistem saraf pusat. Karena itu, peredarannya diawasi ketat oleh negara.

Sejumlah warga berharap polisi bisa segera mengusut siapa pemilik lahan dan apakah benar tanaman tersebut ditanam dengan sengaja. Warga khawatir keberadaan tanaman ini akan mencoreng nama baik lingkungan mereka.

> “Kami khawatir kalau nanti lingkungan kami dianggap rawan narkoba. Kami minta aparat bisa usut sampai tuntas,” ucap Yuni, warga lainnya.

 

Pihak kelurahan juga telah meminta warga untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari laboratorium. Jika terbukti positif, tindakan hukum akan segera diambil oleh aparat berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga:

Dari Jalanan untuk Sesama, Tanjak Bertuah Riau Kembali Tebar Kepedulian

18 Sep 2026 - 15:11 WIB

Dari Jalanan untuk Sesama, Tanjak Bertuah Riau Kembali Tebar Kepedulian

Hulu Balang LAMR Pekanbaru Dikukuhkan, Benteng Marwah dan Ketenteraman Negeri

18 Sep 2026 - 00:21 WIB

Hulu Balang LAMR Pekanbaru Dikukuhkan, Benteng Marwah dan Ketenteraman Negeri

Kembali Dikukuhkan, Roni Dasmon Kalong Pimpin Pemuda Pancasila Kampung Dalam

13 Sep 2026 - 16:54 WIB

Kembali Dikukuhkan, Roni Dasmon Kalong Pimpin Pemuda Pancasila Kampung Dalam

Ringankan Beban Masyarakat, Seluruh Pengurus PAC Sukajadi dan Pengurus Ranting Partai PDI P Pekanbaru Bagikan Ratusan Nasi Kotak Siap Saji.

11 Sep 2026 - 06:45 WIB

Ringankan Beban Masyarakat, Seluruh Pengurus PAC Sukajadi dan Pengurus Ranting Partai PDI P Pekanbaru Bagikan Ratusan Nasi Kotak Siap Saji.

Hotspot Riau Turun 60 Persen, Lahan Gambut Kini Jadi Fokus Penanganan Karhutla

26 Agu 2026 - 21:03 WIB

Hotspot Riau Turun 60 Persen, Lahan Gambut Kini Jadi Fokus Penanganan Karhutla
Trending di Berita