PEKANBARU,BACARIAU.COM-Kebersamaan yang sederhana namun penuh makna tampak saat personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru beristirahat malam di rumah Ibu Imayenis, warga yang dengan tulus membuka pintu rumahnya untuk para prajurit. Rumah sederhana di Jalan Bukit Jamin RT 02 RW 04, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, menjadi saksi hangatnya kebersamaan TNI dan masyarakat, Rabu malam (25/2/2026).
Di ruang tamu rumah tersebut, para prajurit beristirahat beralas tikar seadanya, berjejer rapi setelah seharian penuh bekerja membantu warga melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Tanpa fasilitas mewah dan tanpa kasur empuk, mereka tetap tampak tersenyum dan nyaman. Lelah seharian terbayar dengan suasana kekeluargaan yang tercipta di tengah masyarakat yang kini menjadi “rumah sendiri” selama pelaksanaan TMMD.
Ibu Imayenis dengan penuh keibuan menyiapkan tempat beristirahat bagi para prajurit. Ia memastikan setiap anggota Satgas TMMD mendapatkan alas tidur dan selimut seadanya agar dapat beristirahat dengan baik. Baginya, para prajurit bukan sekadar tamu, melainkan sudah seperti anak sendiri yang sedang menjalankan tugas negara di lingkungannya.
“Kami senang rumah ini bisa menjadi tempat istirahat mereka. Mereka sudah bekerja keras membantu warga di sini. Kalau kami bisa membantu dengan menyediakan tempat bermalam, itu sudah membuat kami bahagia,” ungkap Ibu Imayenis dengan senyum tulus.
Kebersamaan tersebut menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Tak ada sekat antara prajurit dan warga. Mereka berbagi ruang, berbagi cerita, bahkan berbagi kelelahan setelah seharian bekerja. Suasana kekeluargaan yang terbangun membuat hubungan semakin dekat, penuh rasa saling percaya dan saling menghargai.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa Ibu Imayenis merupakan ibu asuh Satgas TMMD selama kurang lebih 30 hari pelaksanaan TMMD, di mana rumah beliau menjadi tempat tinggal personel Satgas.
Menurut Dansatgas, tinggal di rumah warga merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain lebih efisien secara waktu, cara ini juga menjadi sarana membangun hubungan emosional yang kuat dengan warga di lokasi TMMD.
“Kami ingin keberadaan Satgas TMMD benar-benar menyatu dengan masyarakat. Tinggal bersama warga membuat kami lebih memahami kehidupan mereka sehari-hari. Dari situlah tumbuh rasa empati dan semangat untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Kehangatan malam di rumah Ibu Imayenis bukan sekadar tentang tempat bermalam, melainkan tentang ikatan kebersamaan yang tumbuh dari niat tulus untuk saling membantu. TMMD bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan dan kedekatan hati antara TNI dan masyarakat. Di ruang sederhana itu, lelah terobati dan semangat untuk kembali mengabdi esok hari pun kembali tumbuh.









