Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Sumbar Cetak Sejarah! Wagub Vasko Ruseimy Resmikan Silek Tradisi Jadi Ekskul Wajib di Seluruh SMA & SMK se-Sumatera Barat

badge-check


					Sumbar Cetak Sejarah! Wagub Vasko Ruseimy Resmikan Silek Tradisi Jadi Ekskul Wajib di Seluruh SMA & SMK se-Sumatera Barat Perbesar

SUMBAR,BACARIAU.COM-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah berani dalam melestarikan warisan leluhur. Mulai tahun ini, Silek Tradisi Minangkabau resmi ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) wajib bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sumatera Barat.

Kebijakan strategis ini diluncurkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (24/01). Peluncuran ini diikuti secara serentak oleh ribuan pelajar dan jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dari seluruh kabupaten/kota secara daring.

Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Pembentuk Karakter
Wagub Vasko Ruseimy menegaskan bahwa integrasi silek ke dalam kurikulum pendidikan bukan hanya soal mengajarkan teknik fisik, melainkan upaya mendalam untuk membentuk etika dan jati diri generasi muda.

“Hari ini kita tidak lagi berbicara wacana. Silek Tradisi resmi kita hadirkan di sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter. Ini adalah kebanggaan Ranah Minang yang harus kita hidupkan kembali,” ujar Vasko dalam sambutannya.

Menurut Vasko, silek adalah kristalisasi dari filosofi ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’. Di dalam setiap gerakannya, terkandung nilai musyawarah, adab, etika sosial, serta spiritualitas yang kuat.

“Silek bukan hanya soal gerak fisik. Di dalamnya ada adab dan cara membangun hubungan sosial yang berakar pada budaya. Inilah yang ingin kita wariskan agar tidak tergerus zaman,” tambahnya.

Standarisasi Melalui Modul Pembelajaran
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi, menjelaskan bahwa meski rintisan program ini sudah dimulai sejak Juli 2025, kini pelaksanaannya jauh lebih matang dengan adanya standarisasi.

“Saat ini, program sudah didukung oleh modul pembelajaran yang terstandar. Dengan modul ini, pelaksanaan silek di seluruh satuan pendidikan, baik SMA, SMK, maupun SLB, akan berjalan seragam dan terstruktur,” jelas Habibul.

Ekskul silek ini nantinya akan bersinergi dengan program penguatan karakter lainnya yang sudah berjalan di Sumbar, seperti:

* Tahfiz Al-Qur’an
* Wirid Kolaborasi
* Pramuka

Dukungan Penuh Tokoh dan “Tuo Silek”
Peluncuran ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Sekdaprov Arry Yuswandi, jajaran pimpinan OPD, hingga para Tuo-Tuo Silek (tokoh senior silat) dari seluruh penjuru Sumatera Barat.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Sumbar berkomitmen mengembalikan kejayaan silek tradisi agar kembali populer dan menjadi identitas yang dibanggakan, tidak hanya di level nasional namun juga di kancah internasional.

Sumber: Padangkita ( Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib SMA Sederajat di Sumbar).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Pemko Pekanbaru Menyegel New Paragon,Imbas dari Dugaan Kontes Kecantikan Waria

3 Februari 2026 - 21:14 WIB

BNNP Provinsi Riau Angkat Bicara, Terkait Polemik Menjerat Adil Atra dan Rekannya

3 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tanggapan SMAN 2 Dumai atas Pemberitaan Wajahriau.com Terkait Penggunaan Dana BOS Tahun 2024 dan 2025

3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Dua Kolektor PT Capella Multidana Ditangkap Polisi Usai Tipu Nasabah Kredit Macet

3 Februari 2026 - 18:37 WIB

“Tangkap Mafia Rokok!” Aksi Keras BALAPATISIA Kepung Bea Cukai Riau

2 Februari 2026 - 22:59 WIB

Trending di Berita