BACARIAU.COM,- 23 Januari 2026,Semangat anak-anak di Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk belajar Al-Qur’an dan menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keberkahan tidak pernah padam. Mereka ingin kembali mengaji, membaca Al-Qur’an, dan belajar Iqro di masjid dengan mushaf yang layak.
Namun, keinginan tersebut belum sepenuhnya terwujud akibat bencana banjir yang melanda wilayah mereka.
Banjir yang terjadi telah merendam masjid dan rumah-rumah warga. Banyak Al-Qur’an dan buku Iqro milik warga hanyut dan rusak terbawa arus banjir. Masjid yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an pun belum dapat digunakan secara optimal.
Kondisi tersebut membuat anak-anak penyintas banjir kehilangan sarana utama untuk belajar dan mengaji, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Melihat kondisi tersebut, Rumah Zakat hadir membawa harapan melalui program Syiar Qur’an dengan menyalurkan 40 paket Al-Qur’an dan 29 paket Iqro kepada anak-anak penyintas banjir di Desa Hutagodang. Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan pada 23 Januari 2026 sebagai bentuk dukungan agar anak-anak tetap dapat belajar Al-Qur’an dan menyambut Ramadhan dengan mushaf yang baru dan layak.
Penyaluran Al-Qur’an dan Iqro ini dibantu oleh tujuh orang relawan Rumah Zakat yang dengan penuh semangat mendistribusikan bantuan secara langsung kepada anak-anak dan warga setempat. Kehadiran relawan disambut dengan antusias, terutama oleh anak-anak yang tampak bahagia menerima Al-Qur’an dan Iqro baru untuk kembali belajar dan mengaji.
Melalui program ini, Rumah Zakat berharap anak-anak penyintas banjir tetap memiliki akses untuk mempelajari Al-Qur’an meskipun berada dalam kondisi pascabencana. Bantuan ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat mengaji, memperkuat nilai keislaman, serta menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Rumah Zakat berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam menjaga keberlangsungan pendidikan dan syiar Islam. Dengan hadirnya Al-Qur’an dan Iqro baru, diharapkan cahaya Al-Qur’an tetap menyinari kehidupan anak-anak Desa Hutagodang dan menjadi penyemangat untuk bangkit bersama.









