Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Hutan di Riau Terancam Punah, Aktivitas Somel Ilegal di Kampar Jadi Sorotan

badge-check


					Hutan di Riau Terancam Punah, Aktivitas Somel Ilegal di Kampar Jadi Sorotan Perbesar

KAMPAR,BACARIAU.COM – Kondisi hutan di Provinsi Riau semakin memprihatinkan dan terancam punah. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian serius adalah Kabupaten Kampar. Maraknya aktivitas somel (pengolahan kayu) yang diduga ilegal di wilayah hukum Polres Kampar dinilai menjadi penyebab utama kerusakan hutan yang terus berlangsung tanpa penanganan maksimal.

Ketua Divisi Investigasi dan Observasi LSM Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah (LSM-PKA-PPD) Riau, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi lapangan, ditemukan sejumlah aktivitas somel yang beroperasi secara bebas dan diduga kuat tidak mengantongi izin resmi.
“Keberadaan somel-somel ini sangat meresahkan dan berpotensi mempercepat kepunahan hutan di Riau, khususnya di Kabupaten Kampar. Jika dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kehidupan masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Taufik Hidayat.Kamis,(01/01/2026).

Menurutnya, lemahnya pengawasan dan penegakan hukum menjadi faktor utama masih beroperasinya aktivitas pengolahan kayu ilegal tersebut. Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Kampar, untuk segera melakukan tindakan tegas dan menyeluruh tanpa pandang bulu.


LSM-PKA-PPD Riau juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan serta transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Upaya penyelamatan hutan harus menjadi prioritas bersama demi menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana lingkungan di masa depan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan tidak segan melaporkan temuan-temuan di lapangan kepada pihak berwenang. Penyelamatan hutan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Taufik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Zulfahmi Tegaskan Perang Narkoba Harus Humanis, GANAS ANNAR MUI Riau Perkuat Rehabilitasi

6 Mei 2026 - 21:04 WIB

GANAS ANNAR MUI Riau Perkuat Langkah Nyata Lawan Narkoba,Tekankan Pentingnya Rehabilitasi dan konseling

6 Mei 2026 - 20:29 WIB

Polsek Tambang Gerak Cepat, Antisipasi Kelangkaan BBM, SPBU di Ingatkan Tertip dan Transparan 

6 Mei 2026 - 19:49 WIB

Narkoba Siap Jual di Kampung Dalam, Disita Polisi 875 Inek dan Sabu

6 Mei 2026 - 19:35 WIB

Perketat Pengawasan, Lapas Narkotika Rumbai Sikat Peredaran Terlarang Lewat Razia dan Tes Urine

6 Mei 2026 - 19:24 WIB

Trending di Berita