Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Sederhana Namun Penuh Makna,Owner Pondok Gurih Alas Daun Rayakan Hari Guru  

badge-check


					Sederhana Namun Penuh Makna,Owner Pondok Gurih Alas Daun Rayakan Hari Guru    Perbesar

PEKANBARU,BACARIAU.COM-Dalam suasana hangat penuh rasa syukur, para guru dari berbagai sekolah di Pekanbaru menggelar makan siang bersama di Pondok Gurih Alas Daun pada peringatan Hari Guru, Senin (25/11/2025). Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik yang tak kenal lelah mencerdaskan generasi bangsa.

Sejak siang hari, ruangan Pondok Gurih Alas Daun dipenuhi senyum, tawa, dan obrolan ringan para guru. Aroma khas masakan nusantara yang disajikan di atas daun semakin menambah kekhidmatan suasana, seolah mengembalikan ingatan pada nilai-nilai tradisi: sederhana, tulus, namun penuh arti.

Owner Pondok Gurih Alas Daun, Kak Lina, menyampaikan rasa hormat sekaligus kebahagiaannya dapat menjadi bagian kecil dari momen istimewa ini.

“Bagi kami, guru adalah cahaya pertama yang menuntun setiap langkah hidup. Di meja makan ini, kami ingin menghadirkan kehangatan sebagai tanda terima kasih. Semoga hidangan sederhana di atas daun ini bisa menjadi peluk kecil untuk semua jasa besar para guru,” ujar Kak Lina dengan nada haru.

Kegiatan makan siang bersama ini tak sekadar menjadi rangkaian perayaan, tetapi juga ruang bagi para guru untuk saling menguatkan. Di tengah berbagai dinamika dunia pendidikan, kebersamaan seperti ini menjadi nafas baru yang meneguhkan semangat mereka.

“Di balik kesibukan mendidik, selalu ada ruang untuk kembali mengingat bahwa profesi ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan pengabdian. Hari ini, kami merayakan bukan hanya profesi, tetapi hati,” ungkap salah satu guru peserta acara.

Momen santap bersama itu ditutup dengan doa singkat dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta harapan agar para guru tetap diberi kesehatan, kesabaran, dan keteguhan dalam menjalankan tugas mulianya.

Hari Guru tahun ini mungkin dirayakan dengan sederhana, namun maknanya mengalir dalam—seperti pesan puitis yang disampaikan Kak Lina:

“Guru adalah akar yang tak terlihat, namun darinya tumbuh peradaban.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinergi Polri dan Kelompok Tani di Sungai Apit, Lahan Jagung 1,8 Hektar Dipupuk Demi Panen Maksimal

9 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Rantau Kopar Mengamuk, Aksi Spontanitas Pecah Saat Polisi Ungkap Jaringan Narkoba

9 Mei 2026 - 10:16 WIB

BNN Turun Tangan di Rutan Pekanbaru, Sosialisasi Bahaya Narkoba hingga Razia Gabungan Diperketat

9 Mei 2026 - 09:26 WIB

KEMENDUKBANGGA/BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Edukasi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Keluarga di Rohil

8 Mei 2026 - 20:13 WIB

Trending di Berita