Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Sekwan DPRD Pekanbaru Hambali Nanda Manurung Diperiksa Kejari, Diduga Terkait Dugaan SPPD Fiktif

badge-check


					Sekwan DPRD Pekanbaru Hambali Nanda Manurung Diperiksa Kejari, Diduga Terkait Dugaan SPPD Fiktif Perbesar

PEKANBARU,BACARIAU.COM- Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (7/10/2025). Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan indikasi korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di lingkungan DPRD Kota Pekanbaru.

Informasi yang tersebar, Sekwan DPRD itu dipanggil penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran perjalanan dinas anggota dewan dan pejabat sekretariat DPRD. Dugaan itu kini tengah ditangani secara serius oleh Kejari Pekanbaru.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Sekwan DPRD Kota Pekanbatu, Hambali Nanda Manurung, terlihat keluar dari ruang pemeriksaan mengenakan baju putih dan celana hitam. Dengan langkah cepat, ia langsung menuju mobilnya yang sudah terparkir di halaman Kejari.

Ketika sejumlah awak media mencoba mengonfirmasi, Hambali memilih bungkam dan bergegas masuk ke mobil tanpa memberikan penjelasan sedikit pun.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Pekanbaru, Niky Juniesmero, membenarkan adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Hambali Nanda Manurung. Namun, ia enggan membeberkan secara detail materi pemeriksaan tersebut.

“Iya, benar. Pemanggilan Sekwan Hambali Nanda Manurung dalam rangka pemeriksaan,” ujar Niky kepada media ini.

Saat ditanya apakah pemeriksaan itu berkaitan dengan laporan dugaan SPPD fiktif di lingkungan DPRD Kota Pekanbaru, Niky memilih irit bicara. Ia menegaskan pihaknya masih bekerja dan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.

“Untuk sementara saya belum bisa berkomentar banyak dalam hal itu. Intinya kami masih bekerja. Biarlah kami selesaikan dulu prosesnya,” kata Niky dengan nada hati-hati.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang tersebar dari beberapa sumber menyebutkan, Kejari telah memanggil sejumlah staf dan pejabat Sekretariat DPRD untuk dimintai keterangan sejak dua pekan terakhir. Pemeriksaan terhadap Hambali Nanda Manurung menjadi yang pertama terhadap pejabat setingkat Sekretaris Dewan.

Terpisah, media ini mencoba menghubungi Hambali Nanda Manurung melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait pemeriksaan di Kejari Pekanbaru, termasuk apakah dirinya diperiksa dalam kaitan dugaan SPPD fiktif tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari yang bersangkutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Pajero Hantam Tiga Pemotor, Korban Terpental hingga Patah Tulang

5 Agustus 2026 - 17:40 WIB

MALARIA MENGANCAM PESISIR SINABOI, EKSPEDISI MERAH PUTIH PRESISI POLDA RIAU HADIR DENGAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS

4 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Wamenkes dan Wamendagri ke Riau, Yeni Astuti Tegaskan Pentingnya Peran Kader TB

4 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Teguhkan Komitmen Persatuan, Integritas dan Pengabdian

4 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tanam 810 Mangrove Dan Salurkan Berbagai Bantuan Untuk Masyarakat Pesisir Sinaboi

3 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Trending di Berita