Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Ditlantas dan Dishub Bakal Urai Kemacetan di Pekanbaru,Tak Lagi Andalkan Pak Ogah

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

PEKANBARU – BACARIAU.COM– Upaya mewujudkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Pekanbaru kini memasuki babak baru.

Setelah menggelar apel gabungan dan Tactical Floor Game (TFG) antisipasi kerawanan lalu lintas pada Selasa (16/9/2025) di halaman Samsat Jalan Gadjah Mada. Ditlantas Polda Riau bersama Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Dishub Kota Pekanbaru menyepakati langkah nyata dengan menurunkan personel resmi ke lapangan untuk mengurai kemacetan.

Apel dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat yang menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas kini dilakukan secara profesional oleh aparat resmi. “Kemacetan tidak bisa diatasi oleh satu pihak saja.

Dengan kolaborasi Ditlantas dan Dishub, personel akan hadir di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas, sehingga masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” ujarnya. Dirlantas menekankan bahwa penggelaran personel akan difokuskan di titik-titik rawan macet seperti simpang jalan utama, pusat perbelanjaan, dan kawasan padat aktivitas.

Selain itu, pola pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara terpadu antara polisi lalu lintas dan Dishub untuk memastikan arus tetap lancar, aman, dan tertib. Kadishub Provinsi Riau, Andi Yanto, mendukung penuh kebijakan ini.

“Kami siap menurunkan personel Dishub bersama Ditlantas untuk memperkuat pengaturan di lapangan. Dengan cara ini, solusi yang dijalankan lebih terarah dan dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio melalui paparan TFG memaparkan strategi penanganan titik kemacetan yang sudah dipetakan sebelumnya. “Dengan turunnya langsung personel Ditlantas dan Dishub ke lapangan, diharapkan pengendara di Pekanbaru dapat merasakan perubahan nyata berupa kelancaran arus lalu lintas, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di ibu kota Provinsi Riau,” ujar Satrio.

Dengan diturunkannya personel Lantas dan Dishub pengaturan arus lalu lintas tak lagi mengandalkan peran Supeltas atau Pak Ogah yang selama ini swadaya di u-turn rawan macet.

 

Sumber: JPNN.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinergi Polri dan Kelompok Tani di Sungai Apit, Lahan Jagung 1,8 Hektar Dipupuk Demi Panen Maksimal

9 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Rantau Kopar Mengamuk, Aksi Spontanitas Pecah Saat Polisi Ungkap Jaringan Narkoba

9 Mei 2026 - 10:16 WIB

BNN Turun Tangan di Rutan Pekanbaru, Sosialisasi Bahaya Narkoba hingga Razia Gabungan Diperketat

9 Mei 2026 - 09:26 WIB

KEMENDUKBANGGA/BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Edukasi Pencegahan Stunting dan Perencanaan Keluarga di Rohil

8 Mei 2026 - 20:13 WIB

Trending di Berita