Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Dosen Poltekkes Riau Dampingi Kader Posyandu Buat Makanan Tambahan Berbahan Ikan Patin untuk Cegah Stunting

badge-check


					Dosen Poltekkes Riau Dampingi Kader Posyandu Buat Makanan Tambahan Berbahan Ikan Patin untuk Cegah Stunting Perbesar

PEKANBARU –BACARIAU.COM-  Dosen Poltekkes Kemenkes Riau menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan kader posyandu dalam pembuatan makanan tambahan (MT) berbahan pangan lokal untuk mencegah balita stunting di Ranah Singkuang, Rabu (27/8/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi balita melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.

Program pendampingan ini diawali dengan pemaparan materi tentang balita sehat dan cerdas dengan PMT berbahan lokal ikan patin. Tim pengabdi memberikan edukasi kepada kader posyandu mengenai pentingnya asupan gizi yang tepat untuk mencegah stunting pada balita.

“Kami memilih ikan patin sebagai bahan utama karena mudah didapat di daerah lokal dan memiliki kandungan protein tinggi yang sangat baik untuk pertumbuhan balita,” ujar Yolahumaroh, SKM, M.PH, yang menjadi bagian dari tim pengabdi.

Kegiatan dilanjutkan dengan demo masak PMT balita yang menarik perhatian para kader. Dari satu adonan ikan patin, tim berhasil mengkreasikan empat macam menu yang bervariasi, yaitu sempol, nori crispi, fish cheese ball, dan egg roll. Diversifikasi menu ini bertujuan agar balita tidak bosan dan tetap tertarik mengonsumsi makanan bergizi.

Para kader posyandu antusias mengikuti setiap tahap pembuatan dan menyatakan kesiapannya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh. “Menu demo ini akan kami coba saat posyandu, terutama sempol yang mudah dibuat,” ungkap salah satu kader peserta kegiatan.

Tim pengabdi terdiri dari tiga dosen, yaitu Yolahumaroh SKM, M.PH, Sri Mulyani S.TP, M.Si sebagai Ketua Jurusan Gizi, dan Yeni Aryani S, Si.T, M.Keb, serta didukung oleh tiga mahasiswi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan kualitas makanan tambahan berbahan lokal di wilayah Ranah Singkuang.

Program pendampingan ini akan terus dipantau untuk memastikan keberlanjutan penerapan menu-menu kreatif berbahan ikan patin di posyandu setempat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Peningkatan Volume Lalu Lintas H+4 Idul Fitri 1447 H, Arus Balik Menuju Riau Terpantau Lancar

25 Maret 2026 - 17:08 WIB

Kajati Riau Pererat Sinergi dengan Pemprov Riau melalui Silaturahmi dan Halal Bihalal

25 Maret 2026 - 16:56 WIB

Motor Honda Scoopy BM 5448 EJ Pemilik Jendela kedai kopi ,Raib di Gondol Maling

24 Maret 2026 - 21:02 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik H+4, Polda Riau Siaga Penuh 24 Jam

24 Maret 2026 - 15:57 WIB

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam

23 Maret 2026 - 20:58 WIB

Trending di Berita