Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Aksi Demo Sempat Memanas,Marinir Redam Masa Dengan Pendekatan Persuasif 

badge-check


					Aksi Demo Sempat Memanas,Marinir Redam Masa Dengan Pendekatan Persuasif  Perbesar

JAKARTA – BACARIAU.COM– Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta, Kamis (28/8/2025), sempat memanas setelah insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan. Massa yang marah mulai sulit dikendalikan dan bentrokan terjadi di sejumlah titik. Untuk membantu kepolisian menjaga stabilitas, pasukan Korps Marinir TNI Angkatan Laut pun turut dikerahkan di beberapa lokasi strategis guna menghalau kericuhan yang semakin meluas.

Pengerahan Marinir tersebut sesuai dengan perintah Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. Dalam instruksinya, Pangkormar menegaskan agar seluruh prajurit yang diturunkan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan tidak terpancing emosi meski situasi menegang. “Laksanakan pengamanan dengan humanis. Hadapi massa dengan kepala dingin, karena tugas kita adalah melindungi rakyat, bukan menakuti mereka,” tegas Jenderal berbintang tiga

Arahan tersebut terbukti efektif di lapangan. Sejumlah prajurit Marinir yang ditempatkan di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, berhasil meredam amarah massa pengemudi ojek online yang sempat beringas. Dengan pendekatan tenang dan persuasif, prajurit Marinir mampu menenangkan situasi sehingga massa mau mendengarkan arahan aparat dan memilih menahan diri.

Tidak hanya di Kwitang, di beberapa titik lain seperti kawasan Senen dan Tanah Abang, kehadiran prajurit Marinir juga berhasil membantu kepolisian mengendalikan jalannya aksi. Massa yang semula berteriak-teriak dan sulit diatur akhirnya berangsur tertib setelah diajak berdialog oleh personel Marinir. Pendekatan humanis ini menunjukkan bahwa kekuatan militer dapat bersinergi dengan aparat kepolisian tanpa menambah ketegangan.

Momen ini pun menuai apresiasi dari masyarakat luas. Kehadiran Marinir dinilai mampu menjadi penyejuk di tengah situasi yang panas. Seperti disampaikan Pangkormar, “Marinir harus selalu menunjukkan wajah yang menenteramkan. Kita menjaga negara sekaligus menjaga hati rakyat.” Sikap persuasif prajurit di lapangan menjadi bukti nyata bagaimana perintah tersebut benar-benar dilaksanakan dengan baik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Antisipasi Lonjakan Arus Balik H+4, Polda Riau Siaga Penuh 24 Jam

24 Maret 2026 - 15:57 WIB

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam

23 Maret 2026 - 20:58 WIB

Diujung Kunjungan Lebaran, Haru dan Bahagia Menyatu di Lapas Pekanbaru

23 Maret 2026 - 13:06 WIB

Konfrensi Pers Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Mengaku Wartawan, Lapas Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum

22 Maret 2026 - 15:37 WIB

Tanpa Sekat Bangsa dan Agama, Lapas Pekanbaru Berikan Remisi Nyepi 2026 Bagi WNA Asal Malaysia

22 Maret 2026 - 10:52 WIB

Trending di Berita