Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Wakapolda Riau Turun Langsung Pimpin Operasi PETI Hari Ketiga di Kuantan Singingi

badge-check


					Wakapolda Riau Turun Langsung Pimpin Operasi PETI Hari Ketiga di Kuantan Singingi Perbesar

KUANTANSINGINGI —BACARIAU.COM –  Polres Kuantan Singingi bersama Polda Riau kembali melaksanakan operasi penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang telah memasuki hari ketiga. Operasi ini berlangsung di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan, mulai dari Desa Sungai Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan hingga Desa Koto Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, Sabtu (2/8/2025).

Apel keberangkatan operasi yang dimulai pukul 10.00 WIB dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Riau, termasuk Wakapolda Riau BJP. A. Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya keselamatan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas serta meminta seluruh personel menggunakan perlengkapan pengaman saat bertugas.

Operasi terbagi dalam tiga tim yang menyasar beberapa desa di wilayah Kuantan Singingi. Tim pertama yang dipimpin Kapolsek Kuantan Tengah KOMPOL Subagja melakukan penertiban di Desa Tanjung Pauh, Koto Baru, dan Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir. Tim ini berhasil menemukan dan memusnahkan 14 unit rakit PETI serta mengamankan berbagai peralatan tambang ilegal seperti mesh sedot, selang, tabung gas, dan karpet.

Tim kedua, yang dikomandani Kasat Samapta Polres Kuansing AKP Repriadi, melaksanakan penertiban di Desa Pebaun Hulu, Kecamatan Kuantan Mudik. Di lokasi tersebut, tim berhasil memusnahkan 11 rakit PETI dan mengamankan mesin serta peralatan tambang lainnya.

Sementara itu, Tim tiga yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau BJP. A. Jossy Kusumo bergerak di sepanjang aliran Sungai Kuantan mulai Desa Sungai Pinang sampai Desa Koto Lubuk Jambi. Tim ini memusnahkan sejumlah rakit PETI dan mesin sedot ilegal serta mengamankan satu mesin merk Advance sebagai barang bukti.

Wakapolda Riau BJP. A. Jossy Kusumo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia menekankan bahwa pemberantasan PETI merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari dampak negatif sosial dan ekonomi yang ditimbulkan aktivitas tambang ilegal. Wakapolda juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas.

Dalam operasi ini, satu pelaku berinisial R(38) berhasil diamankan. Pelaku berasal dari Dusun Petai, Desa Seberang Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi.

Apel konsolidasi sebagai penutup operasi hari ketiga dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan persiapan untuk operasi hari keempat.

Kegiatan operasi berakhir pada pukul 17.00 WIB dengan kondisi situasi yang aman dan kondusif. Diharapkan melalui operasi ini, aktivitas pertambangan emas ilegal di Kuantan Singingi dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat hidup aman.(Mili Taufik)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Motor Honda Scoopy BM 5448 EJ Pemilik Jendela kedai kopi ,Raib di Gondol Maling

24 Maret 2026 - 21:02 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik H+4, Polda Riau Siaga Penuh 24 Jam

24 Maret 2026 - 15:57 WIB

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam

23 Maret 2026 - 20:58 WIB

Diujung Kunjungan Lebaran, Haru dan Bahagia Menyatu di Lapas Pekanbaru

23 Maret 2026 - 13:06 WIB

Konfrensi Pers Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Mengaku Wartawan, Lapas Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum

22 Maret 2026 - 15:37 WIB

Trending di Berita