INDRAGIRI HULU – BACARIAU.COM – Warga Paya Rumbai di Inhu Tewas Diduga Akibat Pengeroyokan, Polisi Masih Selidiki para Pelaku .
Jasad Rohman yang sedang berada di rumah duka yang di posting akun fb Salman Umar
Inhu, -Rohman (43th), warga Desa Payarumbai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, dikabarkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang. Kejadian naas tersebut terjadi pada Sabtu (27/07/2025) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari di Kecamatan Seberida.
Rohman yang babak belur mengalami luka lebam, sempat dilarikan pihak keluarga ke RSUD Indra Sari Rengat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawa Rohman tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Kapolsek Seberida, Kompol Yudha Efiar SH, saat dikonfirmasi dari awak media inimengatakan, benar adanya telah terjadi peristiwa pengeroyokan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif pengeroyokan.
“Benar ada kejadian itu. Siapa saja yang terlibat masih dalam proses pendalaman dan pengembangan. Informasi perkara sudah kami sampaikan ke Polres. Untuk informasi lebih lanjut bisa konfirmasi ke Humas Polres,” ujar Kapolsek Yudha Efiar kepada BeritaOne.id, Minggu (27/07/2025), melalui pesan WhatsApp.
Menanggapi insiden tersebut, anggota DPRD Kabupaten Inhu, Raja Irwantoni SE, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada keluarga korban. Masyarakat khususnya warga Desa Payarumbai dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi terhadap isi yang berkembang atas kejadian tersebut.
“Saya juga keluarga korban, kepada seluruh warga, terutama pihak keluarga kami harapkan bisa bersabar dan menahan diri. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Jangan bawa persoalan ini ke ranah isu SARA,” tegas Irwantoni.
Irwantoni juga mengungkapkan bahwa dirinya turut mengantar korban ke RSUD Indra Sari Rengat setelah mendapat informasi kejadian. Namun, saat dirinya tiba di rumah sakit, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa akibat bekas pukulan lebam yang serius yang diduga akibat pengeroyokan.
“Saya melihat korban ke rumah sakit. Tapi sayangnya, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kita berharap kasus ini bisa segera diusut tuntas oleh pihak kepolisian agar keadilan bisa ditegakkan,” tutup Irwantoni.
Sementara itu, Humas Polres Inhu Aiptu Misran dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan kabar secara rinci dan masih menunggu informasi dari Polsek “Nanti aku cek,” kata Misran melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi penangkapan terhadap pelaku serta keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas pelaku maupun motif di balik pengeroyokan tersebut. Polisi kabarnya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta terkait kejadian tragis pengeroyokan. 28/07/2025. (Mili Taufik)***









