Teluk Kuantan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan menghadirkan warna baru dalam pembinaan dengan menggelar ajang “Lapas Taluk Idol”, lomba menyanyi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang menegaskan komitmen pemasyarakatan dalam membangun manusia, bukan sekadar menjalankan hukuman.
Suasana lapas yang biasanya kaku, hari ini berubah menjadi panggung ekspresi. Para WBP tampil penuh percaya diri membawakan berbagai genre lagu, dari pop hingga dangdut, dengan penghayatan yang kuat. Sorak dukungan dan antusiasme peserta lainnya menciptakan atmosfer yang hidup, menggambarkan semangat kebersamaan di balik tembok pemasyarakatan.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan.
“Lapas Taluk Idol” menjadi strategi pembinaan kepribadian yang menitikberatkan pada pengembangan potensi diri, penguatan mental, serta pembentukan karakter positif bagi WBP. Melalui seni, para warga binaan didorong untuk menemukan kembali rasa percaya diri dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Penilaian dilakukan oleh tim juri dari petugas lapas dengan kriteria vokal, penampilan, serta penghayatan lagu. Namun lebih dari sekadar penilaian, ajang ini menjadi ruang apresiasi bagi keberanian para WBP untuk tampil dan berubah.
Kepala Lapas Teluk Kuantan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang lebih humanis dan produktif. “Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan bakat dan kepribadian. WBP adalah manusia yang harus diberi kesempatan untuk berkembang,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Teluk Kuantan berharap para WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih bermakna, serta memiliki bekal mental dan keterampilan saat kembali ke tengah masyarakat.
“Lapas Taluk Idol” menjadi bukti bahwa di balik keterbatasan, semangat untuk berkarya dan berubah tetap menyala.









