Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat, Akan Gelar Deklarasi Simpul Kemelayuan

badge-check

Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

PEKANBARU,BACARIAU.COM— Gelombang kesadaran kolektif untuk mempertahankan marwah dan hak masyarakat adat terus menguat. Simpul-simpul kemelayuan bersama masyarakat dan tokoh lintas elemen akan menggelar Deklarasi Besar Perjuangan Masyarakat Adat Melayu sebagai bentuk sikap tegas dan konsolidasi kekuatan rakyat.

Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan pada:
Hari/Tanggal: Jum’at, 27 Maret 2026
Pukul: 16.00 WIB
Tempat: Halaman Balai Adat LAMR,jalan Diponegoro kota Pekanbaru

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan suara dan langkah seluruh elemen masyarakat dalam memperjuangkan hak atas tanah ulayat serta menjaga eksistensi masyarakat adat Melayu.

Seruan ini ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, akademisi, mahasiswa, hingga organisasi sipil, untuk hadir dan berdiri dalam satu barisan perjuangan. Persoalan tanah ulayat ditegaskan bukan sekadar konflik agraria, melainkan menyangkut identitas, kehormatan, serta masa depan generasi Melayu yang harus dijaga bersama.

Encik Faizal selaku Ketua Panitia Deklarasi menegaskan bahwa kegiatan deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menyatukan kekuatan dan menyuarakan sikap tegas masyarakat Melayu.

“Deklarasi ini adalah bentuk kesadaran kolektif kita. Ini bukan acara biasa, ini adalah titik awal konsolidasi besar-besaran untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Melayu yang selama ini terabaikan,” tegas Encik Faizal.kamis,(26/03/2026).

Ia menekankan bahwa seluruh elemen yang terlibat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah dan masa depan Melayu.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat adat Melayu tidak lagi dipandang sebelah mata. Ini soal harga diri, soal identitas, dan soal keberlangsungan generasi ke depan. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk hadir, bersatu, dan mengambil peran dalam perjuangan ini,” lanjutnya.

Encik Faizal juga menegaskan bahwa deklarasi ini akan menjadi pesan kuat kepada semua pihak bahwa masyarakat Melayu tidak akan tinggal diam.

“Dari deklarasi ini, kita kirimkan pesan tegas: masyarakat Melayu bersatu, bergerak, dan tidak akan mundur dalam memperjuangkan haknya. Ini adalah langkah awal dari gerakan yang lebih besar,” tutupnya.***

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga:

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

22 Sep 2026 - 19:02 WIB

Bukan Sekadar Perayaan, 71 Tahun Polantas Aceh Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

22 Sep 2026 - 18:35 WIB

Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Pelayanan Publik

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada

22 Sep 2026 - 17:51 WIB

Polantas Aceh Tanamkan Budaya Keselamatan di SMA Negeri 1 Peukan Bada

Tak Hanya Upacara, Polantas Aceh Bawa Pesan Keselamatan ke Generasi Muda

21 Sep 2026 - 16:49 WIB

Tak Hanya Upacara, Polantas Aceh Bawa Pesan Keselamatan ke Generasi Muda

Jumat Berkah Polantas Karib Polda Aceh, 200 Paket Sembako untuk Komunitas Ojol

18 Sep 2026 - 16:24 WIB

Jumat Berkah Polantas Karib Polda Aceh, 200 Paket Sembako untuk Komunitas Ojol
Trending di Berita