Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Terus Optimalkan Layanan Kesehatan, Tim Medis Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Kegiatan ACF Tuberkulosis

badge-check


					Terus Optimalkan Layanan Kesehatan, Tim Medis Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Kegiatan ACF Tuberkulosis Perbesar

PEKANBARU – BACARIAU.COM–  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti Zoom Meeting terkait pelaksanaan kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) dengan metode skrining gejala dan Chest X-Ray serta inisiasi terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di 253 Rutan, LPAS, Lapas, dan LPKA yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Direktorat Jendral Penanggulangan Penyakit, Rabu (03/09/2025).

Dalam pertemuan ini, Kementerian Kesehatan memberikan arahan mengenai kebijakan nasional dalam pelaksanaan ACF TBC di lingkungan Pemasyarakatan. Dijelaskan bahwa metode skrining akan dilakukan melalui deteksi gejala dan pemeriksaan Chest X-Ray, yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sesuai pedoman nasional.

Pertemuan ini juga membahas pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan , serta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan. Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif di Rutan, LPAS, Lapas, dan LPKA, serta membantu mempercepat proses diagnosis dan tindak lanjut pengobatan.

Merujuk pada keberhasilan program ACF TBC yang telah dilakukan sebelumnya, dijelaskan pula bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di 253 unit Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Dengan cakupan yang lebih luas, tentunya Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta jajaran tenaga kesehatan di Lapas dan Rutan.

Seluruh peserta sepakat untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dengan menyiapkan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia yang diperlukan, sehingga target deteksi dan pencegahan TBC di lingkungan Pemasyarakatan dapat tercapai secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

69 Tahun Riau, Ferlina Susanti Serukan Persatuan, Kemajuan dan Pelestarian Budaya

8 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Pacu Pertumbuhan Kredit Mikro, BPR Fianka Sukses Gelar Silaturahmi Bersama Agen di Pekanbaru

8 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Esron Napitupulu Resmi Dilaporkan ke Polda Riau, Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Minta Negara Bertindak Tegas

7 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, PT Palma Agung Bertuah Dorong Lapangan Kerja dan Ketahanan Pangan

6 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Pajero Hantam Tiga Pemotor, Korban Terpental hingga Patah Tulang

5 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Trending di Berita