Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Target 80 Persen Tahun ini,BI Riau Dorong Masyarakat Menggunakan QRIS, Sebagai Alat Transaksi Digital 

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

PEKANBARU – BACARIAU.COM Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat transaksi digital.

Kepala Kantor Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, menegaskan QRIS bukan hanya milik BI, tetapi milik seluruh masyarakat dan wajib dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi bersama.

“Kita berkepentingan agar masyarakat Riau lebih mengenal QRIS dan meningkatkan transaksinya. Bagi yang belum pernah menggunakan, di acara ini kita hadirkan pengalaman langsung agar mereka bisa mencoba dan merasakan keandalannya,” kata Panji dalam gelaran Pekan QRIS Nasional di Pekanbaru.

Panji menyebut, QRIS tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga bisa dipakai di luar negeri. Penggunaannya juga tidak terbatas bagi pelajar atau mahasiswa, melainkan dapat dimanfaatkan UMKM, pedagang, hingga pelaku usaha lintas sektor.

BI Riau berkolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), Pemerintah Provinsi Riau, dinas terkait, perbankan, serta pelaku UMKM dalam acara tersebut.

“Digitalisasi penting. Rupiah tetap mata uang kita, baik dalam bentuk kertas, logam, maupun digital. Semua itu berjalan paralel untuk kepentingan perekonomian,” tambah Panji.

Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Riau sekitar 1,2 juta, naik dibandingkan tahun lalu yang berada sekitar 1,1 juta. Volume transaksi juga meningkat mendekati 40 juta. BI menargetkan pada 2025 transaksi QRIS di Riau tumbuh 80%, sementara jumlah pengguna naik sekitar 30%.

Panji menegaskan, UMKM menjadi salah satu fokus utama BI dalam memperluas penggunaan QRIS.

“UMKM, baik di bidang fashion, pangan, maupun makanan, bisa memperluas pasar menggunakan QRIS. Tidak hanya di Pekanbaru, tapi juga lintas daerah bahkan lintas negara,” ujarnya.

Pada gelaran Pekan QRIS Nasional di Pekanbaru, sekitar 50 UMKM ikut serta dan melakukan transaksi menggunakan QRIS. Meski transaksi tunai tetap diterima, BI menekankan penggunaan QRIS sebagai prioritas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Wawako Bantah Isu Kuasai 35 Dapur MBG: “Itu Hoaks, Saya Hanya Jalankan Tugas Pengawasan”

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Sultan Alam Bagagarsyah, Nama Penuh Makna yang Menjadi Warisan Nilai Leluhur

12 Mei 2026 - 11:46 WIB

KOTI MPW Riau Berpartisipasi Menjaga Kelancaran Pembagian Bantuan Pangan di Kelurahan Sekip

11 Mei 2026 - 21:17 WIB

Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Tolak Seluruh Permohonan Praperadilan Sariman Siregar, Nyatakan Proses Hukum Polres Rokan Hulu Sah

11 Mei 2026 - 17:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Trending di Bengkalis