PEKANBARU- BACARIAU.COM– Tepat satu tahun sejak diresmikan pada 10 Agustus 2025, keberadaan Kodam XIX/Tuanku Tambusai menjadi momentum penting bagi Riau dan Kepulauan Riau dalam memperkuat pertahanan kewilayahan sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat. Kodam XIX/Tuanku Tambusai merupakan salah satu dari enam Kodam baru yang diresmikan Presiden RI pada 10 Agustus 2025.
Menandai momentum tersebut, Yayasan Tanjak Bertuah Riau menyampaikan apresiasi dan ucapan Dirgahayu kepada jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Andi Champay, bersama Sekretaris Fredi Adinata, menilai satu tahun perjalanan Kodam XIX/Tuanku Tambusai bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, tetapi menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana kekuatan pertahanan mampu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Senin,(10/8/2026).
“TNI yang kuat bukan hanya karena senjata dan personelnya, tetapi karena memiliki integritas, disiplin, keberanian serta kepercayaan rakyat. Ketika TNI dan rakyat berdiri dalam satu barisan, maka pertahanan bangsa akan semakin kokoh,” ujar Andi Champay.
Menurutnya, nama Tuanku Tambusai yang melekat pada Kodam XIX memiliki makna historis dan semangat perjuangan yang kuat. Nama tersebut diambil dari pahlawan nasional asal Riau, ulama sekaligus pejuang yang dikenal sebagai sosok pantang menyerah dalam menghadapi penjajahan.
Karena itu, semangat “Bujur Lalu Melintang Patah” hendaknya tidak berhenti sebagai semboyan, tetapi menjadi nilai yang diwujudkan dalam keberanian menjalankan tugas, keteguhan menjaga kedaulatan dan konsistensi memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa.
Yayasan Tanjak Bertuah Riau juga melihat pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas serta membangun daerah.
Dalam perjalanannya, Kodam XIX/Tuanku Tambusai juga terlibat dalam berbagai agenda strategis, termasuk dukungan terhadap ketahanan pangan, penanggulangan bencana, program pemberdayaan masyarakat serta penguatan tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Fredi Adinata menambahkan, satu tahun merupakan awal dari perjalanan panjang. Tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga TNI dituntut semakin profesional, humanis, responsif dan dekat dengan rakyat.
“Rakyat membutuhkan rasa aman, negara membutuhkan pertahanan yang kuat, dan daerah membutuhkan stabilitas. Ketiganya harus berjalan beriringan. Di situlah makna pengabdian TNI menjadi penting,” tegas Fredi.
Yayasan Tanjak Bertuah Riau berharap Kodam XIX/Tuanku Tambusai semakin kokoh sebagai benteng pertahanan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, sekaligus menjadi kekuatan yang senantiasa hadir ketika rakyat membutuhkan.
Selamat satu tahun Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Teguh menjaga kedaulatan.
Kuat bersama rakyat.
Menjaga Riau, mengawal Indonesia.









