PEKANBARU – BACARIAU.COM-Komitmen Kepolisian Daerah Riau dalam menghadirkan pelayanan humanis dan responsif kembali mendapat pengakuan. Empat personel Satuan PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau berhasil meraih penghargaan atas aksi cepat dan kepedulian dalam menolong masyarakat melalui program unggulan “Polantas Penolong”.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam upacara resmi yang dipimpin Kapolda Riau, Rabu (1/4/2026) pagi di Lapangan Apel Mapolda Riau, dihadiri jajaran Pejabat Utama serta seluruh personel.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar simbol, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi, loyalitas, dan integritas personel dalam menjalankan tugas.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi penerima, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menegakkan hukum secara berkeadilan,” tegas Kapolda.
Sorotan khusus diberikan kepada empat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang menunjukkan aksi heroik saat bertugas di ruas Tol Pekanbaru–Dumai.
Dalam patroli rutin, mereka menemukan seorang pengendara mobil pick-up dalam kondisi kritis akibat gagal ginjal yang tengah berjuang menuju rumah sakit.
Tanpa ragu, keempat personel langsung mengambil tindakan cepat: memberikan pengawalan prioritas, memastikan jalur aman, dan mengantar korban hingga tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara segera.
Adapun personel yang menerima penghargaan tersebut adalah:
-IPDA Indra Gunawan
-AIPTU Jansen Sihombing
-AIPDA Ismet
-BRIPKA Robi Hertanto
Aksi tersebut menjadi bukti konkret implementasi program “Polantas Penolong”, di mana kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan di jalan raya.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh anggotanya.
“Ini adalah wajah Polantas yang sesungguhnya—hadir, peduli, dan menjadi penolong bagi masyarakat. Saya bangga atas tindakan cepat dan profesional yang ditunjukkan oleh personel kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat tersebut harus terus dijaga dan ditularkan kepada seluruh jajaran sebagai bagian dari penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Riau juga mengungkapkan bahwa total 161 penghargaan diberikan, terdiri dari 52 penerima Pin Emas Kapolri, 33 penerima Pin Perak Kapolri, serta 76 penghargaan dari Kapolda kepada personel dan masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam pengungkapan berbagai kasus strategis, mulai dari narkotika, perburuan satwa liar—termasuk kasus gajah di sembilan lokasi—hingga illegal logging sepanjang periode 2024 hingga 2026.
Kapolda menegaskan bahwa penegakan hukum yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada manusia, tetapi juga pada kelestarian lingkungan.
“Keadilan tidak hanya untuk manusia, tetapi juga untuk alam. Kita hadir melindungi generasi bangsa dari narkoba dan menjaga kelestarian lingkungan dari kerusakan,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme, serta tidak ragu menindak tegas setiap pelanggaran, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Momentum ini sekaligus mempertegas bahwa Polri, khususnya Ditlantas Polda Riau, terus bergerak maju sebagai institusi yang humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat. ***









