PEKANBARU -BACARIAU.COM-Semangat kebersamaan dan nilai persahabatan kembali ditegaskan dalam momentum silaturahmi yang terus dijaga oleh para alumni IKASMANSA 1990.
Mengusung semangat “Sahabat Abu-Abu”, pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan wujud nyata dari komitmen menjaga marwah, mempererat persaudaraan, serta merajut kembali ikatan emosional yang telah terbangun sejak masa sekolah.
Silaturahmi yang berlangsung hangat ini di salah satu kafe yang ada dipekanbaru menjadi bukti bahwa waktu tidak mampu memudarkan nilai kebersamaan. Justru, perjalanan hidup yang beragam semakin memperkaya makna persaudaraan di antara para alumni. Dalam suasana penuh keakraban, tawa dan cerita masa lalu berpadu dengan semangat untuk terus menjaga komunikasi serta saling mendukung di masa kini.
Perwakilan IKASMANSA 1990 Ibnu Hajar, menyampaikan bahwa silaturahmi ini memiliki makna lebih dari sekadar pertemuan rutin. “Ini adalah tentang menjaga marwah—harga diri sebagai sahabat, sebagai alumni, dan sebagai bagian dari keluarga besar yang tidak terpisahkan. Kita ingin silaturahmi ini tidak pernah putus,” ujarnya.Selasa,(31/03/2026).
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial. IKASMANSA 1990 berkomitmen untuk terus hadir, tidak hanya bagi sesama alumni, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan sosial dan kontribusi nyata.
Dengan semangat “tiada henti”, silaturahmi ini diharapkan terus berlanjut lintas waktu, menjadi fondasi kuat dalam menjaga nilai persaudaraan, serta menjadi inspirasi bahwa hubungan yang dibangun dengan hati akan selalu menemukan jalannya untuk tetap hidup dan bermakna.
IKASMANSA 1990 — Bukan Sekadar Kenangan, Tapi Ikatan yang Terjaga Sepanjang Zaman.









