KEPULAUAN MERANTI — Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyerahkan 20 unit mesin ketinting kepada para nelayan di Desa Bokor, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Bantuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan sarana dalam menjalankan aktivitas melaut. Program ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan.

Kapolda Riau menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong produktivitas dan kemandirian masyarakat pesisir.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan 20 unit mesin ketinting kepada para nelayan di Desa Bokor sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi masyarakat pesisir. Kami berharap, dengan adanya bantuan ini, produktivitas meningkat, kemandirian terbangun, dan akses ekonomi masyarakat semakin terbuka,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang harus didukung dengan fasilitas memadai agar mampu berkembang secara optimal. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda Riau menekankan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata.
“Bagi kami, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Inilah wujud human solidarity—kekuatan gotong royong dalam membangun masa depan bersama,” tegasnya.
Melalui program ini, diharapkan para nelayan di Desa Bokor dapat meningkatkan hasil tangkapan, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Kepulauan Meranti.
Langkah ini juga menjadi bagian dari semangat Green Policing yang mengedepankan pendekatan humanis, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam membangun hubungan antara Polri dan masyarakat.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.









