Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

PC IMM Rohil Minta APH Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI Rp551 Miliar dalam Aksi Gerakan 8 September

badge-check


					PC IMM Rohil Minta APH Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI Rp551 Miliar dalam Aksi Gerakan 8 September Perbesar

ROKAN HILIR – BACARIAU.COM– Aliansi mahasiswa yang menamakan diri Gerakan 8 September menggelar unjuk rasa di halaman kantor DPRD Rokan Hilir, Senin (8/9/2024). Aksi ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa, yakni HMI Cabang Rohil, PC PMII Rohil, PC IMM Rohil, Dema STAI Ar-Ridho, dan Hipemarohi Pekanbaru.

Dalam aksinya, massa menyuarakan sejumlah isu nasional, mulai dari desakan agar DPR segera mengesahkan UU Perampasan Aset, penolakan kenaikan pajak dan retribusi, kritik terhadap tindakan represif kepolisian saat menghadapi massa aksi, hingga tuntutan pencopotan Kapolri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ketua PC IMM Rohil, Syharla, yang juga bertindak sebagai koordinator aksi menegaskan, selain menyuarakan isu nasional, pihaknya juga menyoroti persoalan daerah, khususnya skandal dugaan tindak pidana korupsi Participating Interest (PI) sebesar Rp551 miliar di tubuh PT SPRH.

“Kasus PI Rp551 miliar ini sampai hari ini belum ada kejelasan. Kami menilai perlu terus disuarakan agar tidak hilang di tengah jalan,” tegas Syharla dalam siaran persnya.

Ia menyebut, dugaan korupsi PI tersebut adalah luka besar bagi Kabupaten Rokan Hilir. PI yang semestinya menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan menggerakkan pembangunan rakyat, justru terjerembab dalam praktik penyimpangan.

Kerugian yang ditimbulkan, kata Syharla, bukan hanya berupa angka ratusan miliar rupiah, melainkan juga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola sumber daya daerah.

“Ujarnya juga meminta untuk tetapkan saat ini juga tersangka korupsi dana Pi, kembalikan dana Pi, audit forensik hasilnya harus dibuka publik, saat ini pak buk rakyat benar benar sangat menderita apalagi nelayan yang belum tentu dapat memenuhi makan sehari- hari, tolong usut sampai tuntas tetapkan tersangka saat ini juga”

“Korupsi pada level ini adalah perampokan struktural. Ia tidak hanya mencuri uang, tetapi juga mencuri kesempatan anak-anak Rokan Hilir untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, mencuri akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang layak, dan mencuri hak generasi mendatang atas pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, apabila dana PI Rp551 miliar dikelola sesuai peruntukan, maka dapat digunakan untuk menutup jurang kemiskinan, memperbaiki infrastruktur, dan membuka lapangan kerja baru. Namun dugaan praktik korupsi telah menjadikannya sekadar sumber rente bagi elite.

“Dalam perspektif hukum dan etika publik, penegakan hukum yang lambat sama artinya dengan melanggengkan kejahatan. Aparat penegak hukum tidak boleh berlindung di balik dalih prosedural, karena setiap hari penundaan sama dengan membiarkan keadilan publik digadaikan,” ujar Syharla.

Atas dasar itu, PC IMM Rohil mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejati Riau, untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi PI Rp551 miliar PT SPRH.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Diujung Kunjungan Lebaran, Haru dan Bahagia Menyatu di Lapas Pekanbaru

23 Maret 2026 - 13:06 WIB

Konfrensi Pers Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Mengaku Wartawan, Lapas Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum

22 Maret 2026 - 15:37 WIB

Tanpa Sekat Bangsa dan Agama, Lapas Pekanbaru Berikan Remisi Nyepi 2026 Bagi WNA Asal Malaysia

22 Maret 2026 - 10:52 WIB

Penuh Khidmat, Rutan Pekanbaru Gelar Salat Id dan Serahkan Remisi untuk 885 Warga Binaan

22 Maret 2026 - 02:30 WIB

RokanNet Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H

21 Maret 2026 - 02:35 WIB

Trending di Berita