TELUKKUANTAN – BACARIAU.COM- Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meminta polisi menangkap para pelaku yang menjual lapak area steril di arena festival pacu jalur. Para pelaku diyakini meraup keuntungan mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami menilai, ini penipuan lapak. Harganya juga sangat fantastis, jauh di atas Perda. Pak Kapolres harus bongkar sindikat penipuan lapak ini, karena sudah merugikan masyarakat,” ujar Putra, seorang warga Kuansing yang prihatin dengan aktivitas jual beli lapak, Kamis (21/8/2025) siang di Telukkuantan.Menurutnya, aparat kepolisian jangan berhenti pada pelaku lapangan, tapi tangkap juga aktor intelektualnya.
“Saya yakin, ada orang berpengaruh di belakangnya. Kalau tak ada orang ini, tak mungkin preman kaki lima berani menjual lapak seharga Rp400 ribu per meter dikali empat hari. Banyak duitnya tu,” kata Putra.
Putra mengapresiasi Polres Kuansing bersama Satgas yang bergerak cepat dalam menertibkan arena pacu jalur. Penertiba ini sangat penting, agar arus lalu lintas menjadi lancar.
“Mari kita dukung Pak Kapolres untuk memproses oknum-oknum yang terlibat. Kita pun berharap agar kasus ini ditangani secara transparan,” katanya.
Sebelumnya, Kapolres Kuansing AKBP R Ricky P melalui Kasat Reskrim AKP Shilton menyatakan sudah memanggil beberapa pihak terkait dengan jual beli lapak di area steril. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pengusutan lebih lanjut.***









