Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Dikabarkan Meninggal Dunia, Ketua IWO Riau Klarifikasi dan Maafkan Penyebar Hoaks

badge-check


					Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

INDRAGIRI HILIR,RIAU
BacaRiau.com
— Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, membantah keras kabar hoaks yang menyebut dirinya telah meninggal dunia akibat kecelakaan. Kabar palsu itu pertama kali beredar melalui sebuah unggahan akun anonim di platform media sosial Facebook dan dengan cepat menyebar ke berbagai grup percakapan daring.

Informasi yang tidak berdasar tersebut menimbulkan kegemparan di tengah keluarga besar, kerabat, dan rekan sejawat Muridi. Ia mengaku menerima puluhan panggilan telepon dan lebih dari seratus pesan WhatsApp yang menanyakan kabar kesehatannya.

“Setelah salat Zhuhur, saya membuka ponsel dan terkejut melihat 128 pesan masuk dan deretan panggilan tak terjawab. Semuanya menanyakan apakah benar saya meninggal karena kecelakaan,” ujar Muridi saat dikonfirmasi, Selasa (1/07/2025).

Muridi menegaskan bahwa kabar tersebut sepenuhnya tidak benar dan menyesatkan. Ia memastikan dirinya dalam keadaan sehat walafiat serta masih menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk tugas-tugasnya sebagai wartawan dan pegiat sosial di Riau.

“Alhamdulillah saya dalam kondisi baik. Kabar itu tidak benar sama sekali. Saya masih beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.

Meski sempat membuatnya syok dan merasa dirugikan secara moral, Muridi memilih untuk tidak menempuh jalur hukum. Ia menyatakan telah memaafkan penyebar kabar bohong tersebut.

“Banyak yang menyarankan agar saya melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Tapi saya percaya bahwa saling memaafkan itu indah. Saya memilih untuk memaafkan,” ucapnya.

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak sembarangan membagikan informasi yang belum terverifikasi. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang karena berpotensi menimbulkan keresahan publik.

“Saya berharap ini jadi pelajaran bersama. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya langsung disebarluaskan. Dampaknya bisa sangat merugikan dan menyakiti banyak pihak,” tambahnya.

Sebagai penutup, Muridi mendoakan agar masyarakat selalu diberi umur panjang, kesehatan, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Pengingat untuk Warganet: Verifikasi Sebelum Membagikan Informasi

Kejadian ini menjadi pelajaran penting di tengah maraknya penyebaran hoaks di era digital. Warganet diimbau untuk selalu melakukan verifikasi atas informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan kabar duka atau kejadian darurat. Ketidakhati-hatian dalam membagikan berita bisa berakibat fatal, baik secara psikologis maupun sosial.

 

Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Wawako Bantah Isu Kuasai 35 Dapur MBG: “Itu Hoaks, Saya Hanya Jalankan Tugas Pengawasan”

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Sultan Alam Bagagarsyah, Nama Penuh Makna yang Menjadi Warisan Nilai Leluhur

12 Mei 2026 - 11:46 WIB

KOTI MPW Riau Berpartisipasi Menjaga Kelancaran Pembagian Bantuan Pangan di Kelurahan Sekip

11 Mei 2026 - 21:17 WIB

Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Tolak Seluruh Permohonan Praperadilan Sariman Siregar, Nyatakan Proses Hukum Polres Rokan Hulu Sah

11 Mei 2026 - 17:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sungai Apit Monitoring Tanaman Jagung di Kayu Ara Permai

10 Mei 2026 - 13:04 WIB

Trending di Bengkalis