Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Berita

Teriakan AMPUN Menggema di Sisingamangaraja! Pertamina Didemo, Isu Pertamax Oplosan Meledak

badge-check


					oppo_32 Perbesar

oppo_32

PEKANBARU – BACARIAU.COM – Suasana Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru mendadak bergolak, Kamis (19/6) pukul 15.00 WIB, ketika puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Penyelamat Uang Negara (AMPUN) mengepung kantor PT Pertamina (Persero) dalam aksi demonstrasi yang lantang dan mengguncang publik.

Dengan membawa spanduk besar bertuliskan “Selamatkan Pertamina dari Pertamax Oplosan”, massa menuntut transparansi, keadilan, dan pengusutan tuntas atas dugaan kecurangan dalam distribusi BBM, khususnya terkait isu oplosan pada produk Pertamax.

“Pertamina jangan jadi sarang mafia migas! Rakyat dirugikan, hukum harus bergerak!” pekik salah satu orator yang mengundang perhatian para pengguna jalan.

Dalam orasinya, aliansi AMPUN menuntut agar penegak hukum memeriksa Pertamina dan BPH Migas, serta meminta korporasi pelat merah tersebut tidak berlindung di balik pencitraan, melainkan berani menghadapi fakta.

Massa membawa sejumlah poster provokatif seperti:

“Pertamina Patra Niaga Harus Diperiksa Juga Dong!”

“Pertamina Bersih, Rakyat Sejahtera”

“Bersama Presiden Prabowo Brantas Korupsi!”

“Selamatkan Pertamina dari Mafia BBM!”

Aksi berlangsung damai namun menggelegar. Massa berkumpul sejak pukul 15.00 WIB dan membubarkan diri dengan tertib setelah membacakan pernyataan sikap di depan gerbang utama kantor Pertamina.

Koordinator aksi menyatakan bahwa demonstrasi ini adalah bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap potensi kerugian negara akibat dugaan distribusi BBM yang tidak jujur, dan menegaskan bahwa AMPUN akan terus mengawal persoalan ini sampai ke tingkat pusat.

“Jika tidak ada penindakan, kami akan datang kembali dengan massa yang lebih besar,” tegas Cornelius Laia selaku Ketua Umum AMPUN Riau

Cep Permana Galih juga ikut hadir dalam gerakan tersebut, ia menyampaikan dalam orasinya, “Kami adalah basis massa aktivis kiri terbesar di Kota ini, jangan main-main, kami akan turun berjilid-jilid di depan Pertamina ini tanpa lelah,” teriak Cep Sang Aktivis dan Orator senior Riau yang juga pernah menjadi Presiden Mahasiswa di Kampusnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan Sukses Urai Kemacetan Panjang di Jalur Lintas Timur

5 April 2026 - 18:18 WIB

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan PKBM Pelita Riau untuk Pendidikan Kesetaraan Warga Binaan

4 April 2026 - 14:33 WIB

Jum’at di Awal Bulan, Yayasan Tanjak Bertuah Riau Berbagi di Depan Polda Riau 

3 April 2026 - 16:12 WIB

Sidang Perdata Bergulir di PN Bangkinang, Tergugat Justru Adukan Penggugat ke Polda Riau

3 April 2026 - 00:16 WIB

Suarakan Perjuangan Tanah Ulayat, Persukuan Melayu Rantau Kasai Penuhi Undangan LAMR

2 April 2026 - 21:19 WIB

Trending di Berita