KUTACANE, ACEH
BacaRiau.com ( BRC )
– Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kutacane mengikuti rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Pembinaan Kinerja Penyelenggaraan Pemasyarakatan di Wilayah yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Selasa, 10 Juni 2025.
Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan dan peningkatan kinerja di lingkungan pemasyarakatan seluruh Indonesia.
Kepala Lapas Kutacane, Andi Hasyim beserta jajaran pejabat struktural, mengikuti rapat tersebut dari aula Lapas. Dalam kesempatan ini, mereka turut mendengarkan pemaparan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait capaian kinerja, implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, kendala yang dihadapi, serta strategi ke depan untuk perbaikan layanan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Mashudi menekankan pentingnya integritas, transparansi, serta penerapan standar operasional prosedur yang konsisten dalam pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Evaluasi ini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi, akurasi data pemasyarakatan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Kepala Lapas Kutacane tentunya berkomitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta siap menindaklanjuti hasil evaluasi yang telah disampaikan dalam rapat.
“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan dalam Anev ini, demi tercapainya pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik dan berintegritas,” ujarnya.
Rapat Anev ini diharapkan mampu menjadi momentum refleksi dan perbaikan berkelanjutan dalam upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan akuntabel.
Fitri









