BACARIAU.COM-23 Januari 2026 bencana banjir yang melanda Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, beberapa waktu lalu membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Aktivitas warga terganggu, sebagian rumah terendam, dan kebutuhan pangan menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi para penyintas banjir. Dalam kondisi tersebut, kehadiran bantuan pangan menjadi sangat penting untuk membantu masyarakat bertahan dan bangkit dari dampak bencana.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Rumah Zakat menyalurkan sebanyak 100 paket Berbagi Makanan Keluarga (BMK) kepada para penyintas banjir di Desa Hutagodang. Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada 23 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya menebar kebaikan serta menyambut keberkahan bulan suci Ramadhan.
Penyaluran paket BMK ini dilaksanakan dengan melibatkan 12 orang relawan Rumah Zakat yang dibantu oleh 5 orang ibu-ibu dapur umum setempat. Para relawan bersama ibu-ibu dapur umum bergotong royong menyiapkan makanan hingga mendistribusikannya secara langsung kepada keluarga penyintas banjir. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kondisi pascabencana.
Program Berbagi Makanan Keluarga ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian, sekaligus memberikan dukungan moral bagi para penyintas agar tetap kuat dan optimis.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Astuti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat, para relawan, dan ibu-ibu dapur umum yang telah membantu kami. Bantuan makanan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi pascabanjir. Semoga semua kebaikan ini dibalas dengan keberkahan, terlebih menjelang bulan Ramadhan,” ungkap Ibu Astuti.
Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana serta menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial. Bantuan BMK ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk bersama-sama bangkit dan menyongsong bulan suci Ramadhan dengan penuh harapan.***









