Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Daerah

Mengangkat Marwah di Bumi Melayu: Yayasan Tanjak Bertuah Riau Apresiasi Kepemimpinan Kapolda Riau

badge-check


					Mengangkat Marwah di Bumi Melayu: Yayasan Tanjak Bertuah Riau Apresiasi Kepemimpinan Kapolda Riau Perbesar

PEKANBARU, BACARIAU.COM-13 Februari 2026 – Yayasan Tanjak Bertuah Riau menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas kebijakan penggunaan batik dan tanjak bagi personel Polki serta batik dan selempang bagi Polwan setiap hari Jumat di lingkungan Polda Riau.

Ketua Yayasan, Andi Campay, menegaskan bahwa kebijakan yang dipimpin oleh Herry Heryawan telah mengangkat marwah budaya Melayu ke panggung institusi negara secara terhormat dan konsisten.

Menurutnya, di Bumi Melayu, tanjak bukan sekadar penutup kepala. Ia adalah simbol kepemimpinan, kehormatan, dan tanggung jawab moral. Ketika seorang Kapolda memutuskan tanjak menjadi identitas rutin institusinya, itu adalah keputusan bernilai historis.

“Beliau bukan hanya menjaga keamanan wilayah. Beliau juga menjaga marwah budaya. Di tengah modernitas, beliau menunjukkan bahwa identitas Melayu bukan untuk ditinggalkan, tetapi untuk ditampilkan dengan percaya diri. Ini kepemimpinan yang berakar,” tegas Andi Campay.

Yayasan Tanjak Bertuah Riau memandang langkah ini sebagai Penguatan Legitimasi Budaya Melayu dalam struktur negara, Peningkatan Citra Humanis Kepolisian di tengah masyarakat dan Warisan Kepemimpinan Kultural yang akan dikenang di Bumi Lancang Kuning.

Lebih jauh, Andi Campay menyebut kebijakan tersebut sebagai tonggak penting dalam relasi antara budaya dan institusi.

“Nama Kapolda Riau hari ini tidak hanya dikenal sebagai pemimpin keamanan, tetapi juga sebagai figur yang mengangkat tanjak sebagai simbol marwah di Bumi Melayu. Itu jejak kepemimpinan yang tidak semua orang berani ambil,” ujarnya.

Yayasan Tanjak Bertuah Riau berharap kebijakan ini menjadi inspirasi lintas sektor dan memperkuat posisi Riau sebagai pusat peradaban Melayu yang modern namun tetap berakar pada nilai adat dan kehormatan.

 

Sumber: Tanjak Bertuah Riau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga:

Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut Lantik 25 Pejabat Eselon III dan IV

13 Februari 2026 - 19:58 WIB

New Paragon dan Dragon Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim-Piatu Menjelang Bulan Suci

13 Februari 2026 - 17:24 WIB

Hipemarohi Pekanbaru Desak Kapolda Riau Terbitkan SE Penutupan Gelanggang Perjudian dan THM di Rokan Hilir

13 Februari 2026 - 16:59 WIB

KANWIL DITJENPAS RIAU TEGASKAN KOMITMEN ZERO NARKOBA DAN HANDPHONE ILEGAL DI LAPAS DAN RUTAN

13 Februari 2026 - 11:44 WIB

Aisyah Putri Andina,Siswi SMPN 13 kota Pekanbaru, Atlet perguruan Silat Tuah Sakti 

12 Februari 2026 - 17:53 WIB

Trending di Berita