PEKANBARU,BACARIAU.COM-Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) berkunjung ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Rabu (28/1/2026). Dalam helat itu, perjuangan Daerah Istimewa Riau (DIR) menjadi topik utama pembahasan, sekaligus membuka peluang komunikasi langsung dengan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, yang juga pendiri utama PBB.
Rombongan DPP PBB dipimpin Ketua Umum Gugum Ridho Putra, S.H., M.H., dan disambut oleh jajaran pimpinan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Timbalan MKA Datuk H. Rustam Effendi, Datuk H. Zulkarnaen Nurdin, Datuk H. Tarlaili, Datuk M. Fadhli, dan Datuk Arman di Balai Adat LAMR.
Mengawali sambutannya, Gugum Ridho Putra menyampaikan bahwa sebelum berkunjung ke LAMR, rombongan DPP PBB terlebih dahulu bersilaturahmi ke rumah Ustadz Abdul Somad. Ia menegaskan, kehadiran PBB ke Riau bertujuan untuk membangun kerja sama dengan LAMR, terutama dalam perjuangan Daerah Istimewa Riau.
“Kami melihat LAMR adalah motor perjuangan Daerah Istimewa Riau. Komunikasi politik di tingkat nasional sangat penting, dan PBB siap membantu membuka akses itu,” ujar Gugum.
Gugum juga menyampaikan bahwa PBB memikirkan perjuangan ini dalam jangka panjang, termasuk dengan menyiapkan generasi muda sebagai bagian dari estafet perjuangan. Menurutnya, Riau harus dipersiapkan dari sekarang agar memiliki kader muda yang mampu melanjutkan cita-cita besar daerah.
Dalam kesempatan itu, Gugum menegaskan tidak ada jarak antara PBB dengan masyarakat Melayu Riau. Ia menyebutkan, sebagian besar pengurus PBB memiliki akar sejarah dan kultural dari Sumatera, bahkan leluhur mereka berasal dari Kampar.
“Perjuangan Daerah Istimewa Riau adalah perjuangan hak. Ini merupakan investasi politik untuk kepentingan masyarakat, bukan semata kepentingan sesaat,” tegasnya.***









