PEKANBARU,BACARIAU.COM — Perguruan Silat Tuah Sakti resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara peresmian yang diselenggarakan pada,Minggu,(21/12/2025). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pelestarian seni bela diri tradisional pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Acara peresmian dihadiri oleh , para pendekar, pelatih, anggota perguruan, serta masyarakat sekitar. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan, penampilan jurus silat, serta prosesi peresmian Perguruan Silat Tuah Sakti.

Pendiri Perguruan Silat Tuah Sakti, Rajo Alam Tubagus Ahmad Abdari, menyampaikan bahwa perguruan ini didirikan dengan tujuan membina generasi muda agar memiliki keterampilan bela diri, kedisiplinan, serta akhlak yang baik.
“Silat Tuah Sakti bukan hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga nilai-nilai luhur seperti hormat, tanggung jawab, dan persaudaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan,“Melalui Silat Tuah Sakti, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan leluhur. Silat bukan sekadar bela diri, tetapi sarana membangun karakter, pengendalian diri, dan rasa tanggung jawab.”jelasnya.
Materi yang lain adalah berusaha mempelajari adab dan akhlak yg bersumber kan kepada norma-norma agama.Padahal ini sangat penting,supaya para generasi muda menjadi generasi yg mempunyai skill beladiri dan juga memiliki adab dan akhlak yg bagus.
Dan ada materi khusu yg akan diajarkan.
Perguruan Silat Tuah Sakti terbuka untuk semua kalangan usia dan berkomitmen menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya lokal. Ke depan, perguruan ini juga berencana mengadakan pelatihan rutin, kegiatan sosial, serta mengikuti kejuaraan silat di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan diresmikannya Perguruan Silat Tuah Sakti, diharapkan pencak silat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai olahraga sekaligus jati diri bangsa Indonesia.**









